Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
23 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
19 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
3
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
19 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
4
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
15 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
5
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
15 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
6
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
14 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  Non Olympic

PB PSTI Abstain di Kongres ASTAF

PB PSTI Abstain di Kongres ASTAF
Ketua Bidang Organisasi dan Hubungan Luar Negeri PP PSTI, Hendri Zainuddin. (Ist)
Rabu, 03 Maret 2021 18:46 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Ketua Bidang Organisasi dan Hubungan Luar Negeri Pengurus Besar Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI), Hendri Zainuddin, menegaskan bahwa pihaknya tidak memberikan suara pada Kongres Asian Sepaktakraw Federation (ASTAF) yang digelar hari Senin, 1 Maret 2021 lalu.

Menurut Hendri Zainuddin, pihaknya hanya mengirimkan dua nama untuk mengikuti kongres yang digelar secara online tersebut. Dua nama itu yakni Asnawi Abdul Rachman dan Hendri Zainuddin.

"Perlu kami tegaskan disini, PSTI mengirimkan dua nama untuk mengikuti kongres ASTAF tersebut. Yakni Bapak Ketua Asnawi Abdul Rachman dan Saya sendiri. Dalam kongres itu, kami tidak memberikan dukungan ke siapa pun alias abstain." tuturnya saat dihubungi Rabu (3/3/2021).

Sosok yang akrab disapa dengan panggilan HZ itu menjelaskan, komunikasi dengan panitia pelaksana kongres tersebut dilakukan melalui E-mail. Dirinya menerima E-mail pada 17 Maret 2021 yang lalu.

"Dalam e-mail yang kami terima, berisi informasi mengenai agenda kongres dan petunjuk pengiriman suara dukungan. Kemudian, kami kembali mendapatkan email tanggal 22 Februari 2021 yang isinya juga sama dan melampirkan berkas-berkas, diantaranya form suara dukungan itu." kata HZ.

Setelah menerima dua kali E-mail pemberitahuan, masih kata HZ, dirinya kembali mendapatkan e-mail pemberitahuan yang ketiga mengenai kongres dan petunjuk tentang yang harus dilakukan agar bisa mengikuti kongres.

"Di E-mail ketiga ini, saya balas dengan mengucapkan terima kasih atas pemberitahuannya. Namu sampai dengan batas akhir penyerahan form pemilihan yakni 26 Februari 2021 jam 5 sore waktu Bangkok, saya pastikan bahwa kami tidak memberikan suara pada pemilihan para calon." ujar HZ yang juga ketua KONI Sumsel itu.

HZ mengatakan, meski tidak mengirimkan form suara dukungan, dirinya tetap mengikuti kongres dari awal sampai akhir. "Kami dari PSTI tetap hadir pada kongres tersebut. Kita hadir dari jam tiga siang sampai dengan selesai. Dari kongres tersebut, ternyata yang terpilih sebagai presiden ASTAF adalah Dato' Abdul Halim Kader." jelas HZ. ***

wwwwww