Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pecat Direksi dan Tuding Pengisi Kajian Ramadan Radikal, PT Pelni Minta Maaf
Peristiwa
8 jam yang lalu
Pecat Direksi dan Tuding Pengisi Kajian Ramadan Radikal, PT Pelni Minta Maaf
2
Talk Coffee Solusi Tempat Nongkrong Baru di Depok, Monica: Bismillah Kita Jalan
Ekonomi
23 jam yang lalu
Talk Coffee Solusi Tempat Nongkrong Baru di Depok, Monica: Bismillah Kita Jalan
3
Dirut RSUD Arifin Achmad Klaim Tak Minta Biaya Dedek Bayi Pengidap Omfalokel
Umum
23 jam yang lalu
Dirut RSUD Arifin Achmad Klaim Tak Minta Biaya Dedek Bayi Pengidap Omfalokel
4
Abraham Cetak 20 Angka, Prawira Tundukkan West Bandits
Olahraga
23 jam yang lalu
Abraham Cetak 20 Angka, Prawira Tundukkan West Bandits
5
Dragan Djukanovic Tunggu Keputusan Manajemen
Sepakbola
8 jam yang lalu
Dragan Djukanovic Tunggu Keputusan Manajemen
6
Persebaya Siap Ladeni Permainan Terbuka Persib
Sepakbola
21 jam yang lalu
Persebaya Siap Ladeni Permainan Terbuka Persib
Home  /  Berita  /  Sepakbola

Soal Piala Menpora 2021, Arema FC Minta IPW Tidak Provokasi

Soal Piala Menpora 2021, Arema FC Minta IPW Tidak Provokasi
Juru bicara Arema FC, Sudarmadji. (Foto: Times Indonesia)
Rabu, 03 Maret 2021 15:30 WIB
Penulis: Azhari Nasution

MALANG - Klub Liga 1 minta agar IPW tidak memprovokasi rencana gelaran Piala Menpora 2021 yang telah mengantongi ijin untuk digelar pada 21 Maret mendatang dengan ketakutan dan ancaman beelebihan terkait Covid 19. Sudarmaji, Jubir Arema FC menyayangkan pernyataan sikap IPW terkait gelaran Piala Menpora.

"Di tengah kondisi sulit dan rumit sepakbola kita, harusnya IPW memberi solusi konstruktif kepada semua pihak, bukan memprovokasi apalagi mengancam pihak yang terkait sepakbola Indonesia," ujar Sudarmaji yang langsung mengirim siaran persnya kepada GoNews.co, Rabu (3/3/2021).

Pegiat sepakbola nasional mengapresiasi langkah Kapolri dan Menpora serta PSSI memberi ijin digelarnya Piala Menpora dengan tetap menjalankan komitmen patuh pada aturan protokol kesehatan.

"Tujuannya yakni menjadikan simulasi pola hidup baru di segala aspek termasuk olahraga, dimana sepakbola menjadi salah satu aktifitas hiburan rakyat bisa tetap bergiat, namun dengan tetap menjalankan prokes. Dari simulasi itu nantinya akan menjadikan dasar pijakan, bagaimana semua pihak bisa berdampingan menjalankan pola hidup sehat baru dengan tanpa mengorbankan aspek prestasi sepakbola kita, " papar mantan wartawan ini.

Pernyataan IPW, kata Sudarmadji, juga kurang bijak melihat fakta bahwa setahun kompetisi tidak bergulir, itu sangat berdampak kepada ribuan pelaku sepakbola nasional, mulai dari pemain, pelatih, official hinggan pelaku ekonomi yang bergantung kepada sepakbola.

"Sosialisasi agar tidak datang ke stadion juga telah intensif dilakukan, Bahkan diatur dalam ranah regulasi pertandingan dimana diatur sanksi berat bagi klub dan fans yang melanggar, " ungkapnya.

Karena itu, IPW mengharapkan agar memberikan solusi kontruktif bukan ujaran ancaman dan kekhawatiran, sebab ini juga akan berdampak kepada respon masyarakat, juga komitmen PSSI untuk terus mengelola Timnas yang ditarget berprestasi dalam sejumlah event antar negara, meskipun dalam kondisi melawan pandemi.

"Mari kita bersinergi bersama, menjaga bersama sepakbola kita ditengah pandemi, dengan saling percaya saling menjaga, agarsepakbola tetap hidup dan bergairah berdampingan dengan upaya kita melawan pandemi, " pungkasnya. ***

wwwwww