Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
KPK OTT Walikota Tanjung Balai, Erwin Syahfutra: Kita Apresiasi Meski Telat
Peristiwa
15 jam yang lalu
KPK OTT Walikota Tanjung Balai, Erwin Syahfutra: Kita Apresiasi Meski Telat
2
Tak Berani Cabut Izin XL Axiata, Arief Poyuono: Menkominfo Johnny G Plate Layak Direshuffle
Politik
17 jam yang lalu
Tak Berani Cabut Izin XL Axiata, Arief Poyuono: Menkominfo Johnny G Plate Layak Direshuffle
3
Pendiri NU Hilang dari Kamus Sejarah, PKB: Jangan Lupa Jasa Ulama, Kemendikbud Bisa Kualat
Pemerintahan
16 jam yang lalu
Pendiri NU Hilang dari Kamus Sejarah, PKB: Jangan Lupa Jasa Ulama, Kemendikbud Bisa Kualat
4
Penundaan India Terbuka, Untungkan Hafiz/Gloria
Olahraga
15 jam yang lalu
Penundaan India Terbuka, Untungkan Hafiz/Gloria
5
Kepala BNSP Bantah Larang Dewan Pers Lakukan UKW
Peristiwa
15 jam yang lalu
Kepala BNSP Bantah Larang Dewan Pers Lakukan UKW
6
Gempa Magnitudo 6,4 di Nias, Getarannya Terasa di Sidimpuan dan Padang
Peristiwa
19 jam yang lalu
Gempa Magnitudo 6,4 di Nias, Getarannya Terasa di Sidimpuan dan Padang
Home  /  Berita  /  Peristiwa

Enggak Ada Akhlak, Gara-gara HP, Pemuda Ini Tega Aniaya Balita hingga Keluar BAB

Enggak Ada Akhlak, Gara-gara HP, Pemuda Ini Tega Aniaya Balita hingga Keluar BAB
Video penganiayaan terhadap seorang balita viral di Instagram. (Foto: Instagram)
Selasa, 16 Maret 2021 22:19 WIB
JAKARTA - Angga Santana Dewa, pemuda berusia 27 tahun ini tega menganiaya ZM, seorang balita berusia 2 tahun. Pelaku yang merupakan mantan pacar bibi korban menganiaya korban sebanyak 25 kali.

Aksi penganiayaan itu terjadi di rumah pelaku di Kampung Malang Negah, Desa Sindang Sono, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, pada Minggu (28/2) pukul 13.30 Wib.

Di hadapan penyidik, pelaku yang berprofesi sebagai wiraswasta itu, mengaku emosi lantaran handphone milik pelaku yang dipinjamkan kepada korban dibanting. Selain, pelaku juga cekcok mulut dengan pacarnya yang merupakan bibi korban.

Kapolres Kota Tangerang Kombes Wahyu Sri Bintoro menerangkan, aksi kekerasan yang dialami anak balita itu, dilakukan pelaku sebanyak 25 kali dalam 5 adegan sebagaimana terekam dalam video yang direkam pelaku menggunakan Handphone pelaku.

"Video pertama 7 kali dipukul bagian perut saat korban duduk, video kedua korban saat berdiri 7 kali menggunakan tangan kiri. Ketiga, korban terlentang dipukul 4 kali di bagian perut hingga korban BAB (buang air besar)," kata Kapolresta Tangerang, kepada wartawan, di Mapolresta Tangerang, Selasa (16/3/2021).

Selanjutnya, tindak kekerasan itu berlanjut saat anak Balita laki-laki itu dalam kondisi terlentang. Pelaku kemudian melancarkan pemukulan di bagian dada korban sebanyak 3 kali.

"Video kelima, korban diinjak dengan tumit sebanyak 4 kali," ucap Kapolres.

Kepada penyidik, pelaku mengaku hanya hari Minggu (28/2/2021) itu saja, melakukan aksi pemukulan terhadap korban. "Hasil pemeriksaan pada hari itu saja dilakukan pemukulan. Tapi ini masih kita dalami," jelasnya.

Akibat perbuatan pelaku Angga Santana, korban saat ini sedang dalam perawatan dan pengobatan tim RS Metro Hospital, Cikupa.

"Kemarin visum et repertum bagian luar, hari ini mendatangi rumah korban dan kami membawa korban ke RS Metro Hospital Cikupa, dilakukan perawatan dan bekerjasama dengan Dokter Penyakit dalam sudah dilakukan rontgen. Hasilnya masih kami tunggu," jelas dia.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:merdeka.com
Kategori:Peristiwa, Hukum, Banten
wwwwww