Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
23 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
19 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
3
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
20 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
4
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
16 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
5
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
15 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
6
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
14 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  Sepakbola
Turnamen Sepakbola Piala Menpora 2021

Persebaya Menang dengan 10 Pemain, Aji Santoso Buka Kunci Keberhasilan

Persebaya Menang dengan 10 Pemain, Aji Santoso Buka Kunci Keberhasilan
Pemain Persebaya, Syamsul Arif.
Selasa, 23 Maret 2021 23:29 WIB
Penulis: Azhari Nasution

BANDUNG - Drama adu penalti terjadi saat Persebaya Surabaya melawan Persik Kediri pada laga perdana Grup C Piala Menpora 2021 yang berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat Kabupaten Bandung, Selasa (23/3/2021) malam. Tiga gol terjadi, semuanya tercipta dari titik putih.

Persik unggul lebih dulu lewat eksekusi Andri Ibo menit 63, empat menit berselang giliran Samsul Arif menyamakan kedudukan. Hadiah penalti kembali diberikan wasit untuk Bajul Ijo, Samsul sukses menunaikan tugasnya, membawa Persebaya menang 2-1.

Aji Santoso menginstruksikan anak-anak asuhnya tetap bermain normal dan tenang ketika Rizky Rido diusir wasit di babak pertama. Ia sedikit mengubah posisi Ady Setiawan dari gelandang menjadi bek, terbukti bisa mematahkan beberapa serangan Persik Kediri.

"Ketika Rizky Ridho mendapatkan kartu merah saya menarik ke belakang posisi Ady yang sebelumnya kami menggunakan 4-2-3-1 menjadi 4-4-1, saya sampaikan kepada anak-anak agar lebih tenang, saya sampaikan ke pemain jangan terlalu nervous meski kita kalah orang," terang Aji dalam jumpa pers via daring.

Dengan materi banyak pemain muda, Aji tahu apa yang harus dilakukannya di ruang ganti. Pemainnya tak boleh kehilangan semangat, pantang menyerah, walau posisi sedikit tak diuntungkan dengan kalah jumlah pemain. Persebaya di babak kedua justru mampu mengambil penguasaan bola, walau sempat tertinggal gol mereka bisa membalikkan keadaan.

"Setelah babak pertama masuk ruang ganti saya memberi instruksi kepada pemain untuk tenang dan bermain dengan ciri Persebaya satu-dua sentuhan bola bawa, terbukti di babak kedua dengan 10 pemain kami justru menguasai jalannya pertandingan," ulasnya.

Aji memuji penampilan pemain mudanya, mereka disebut-sebut sebagai generasi emas, masa depan Persebaya. Ia ingin pemainnya tetap rendah hati, kerja keras, dan disiplin guna meraih prestasi demi lambang di dada Persebaya Surabaya.

"Sebelum turnamen Piala Menpora diputar, saya mengatakan saya akan memberikan jam terbang pada pemain muda, ada Supriadi main, Akbar (Firmansyah), ini pemain-pemain muda yang menurut saya punya masa depan cukup bagus, tetapi harus tetap disiplin dan kerja keras, saya katakan kepada semua pemain harus semua kerja keras untuk meraih prestasi," pesannya. ***

wwwwww