Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
24 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
18 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
22 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
19 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
5
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
23 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
18 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  Beladiri

Kecam Teror Bom di Katedral Makassar, Puan Desak Polisi Usut hingga Tuntas

Kecam Teror Bom di Katedral Makassar, Puan Desak Polisi Usut hingga Tuntas
Ketua DPR RI, Puan Maharani. (Foto: Istimewa)
Minggu, 28 Maret 2021 16:30 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Ketua DPR RI Puan Maharani mengutuk keras aksi dan pelaku peledakan bom di Gereja Katedral di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/3/2021).

Dia berharap masyarakat tidak terprovokasi aksi teror yang melukai perikemanusiaan itu. "Di tengah upaya penanggulangan pandemi masih saja ada pihak yang melakukan aksi teror," kata Puan.

"Saya mengimbau umat beragama tetap tenang, jaga kerukunan, jangan terpengaruh provokasi teroris," ungkapnya.

Menurut Puan, aparat kepolisian harus mengusut tuntas pelaku, dalang, dan motif di balik aksi teror yang diduga bom bunuh diri tersebut. "Bukti kelompok teroris masih ada dan tidak kenal waktu," ujar Puan.

"Kami meminta aparat kepolisian mengusut tuntas aksi teror ini hingga ke akar-akar jaringannya," sambung politisi PDI Perjuangan itu.

Untuk diketahui, telah terjadi ledakan yang diduga bom bunuh diri di sebuah Gereja Katedral di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/3/2021). Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait kejadian tersebut.***

wwwwww