Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
KPK OTT Walikota Tanjung Balai, Erwin Syahfutra: Kita Apresiasi Meski Telat
Peristiwa
14 jam yang lalu
KPK OTT Walikota Tanjung Balai, Erwin Syahfutra: Kita Apresiasi Meski Telat
2
Tak Berani Cabut Izin XL Axiata, Arief Poyuono: Menkominfo Johnny G Plate Layak Direshuffle
Politik
16 jam yang lalu
Tak Berani Cabut Izin XL Axiata, Arief Poyuono: Menkominfo Johnny G Plate Layak Direshuffle
3
Pendiri NU Hilang dari Kamus Sejarah, PKB: Jangan Lupa Jasa Ulama, Kemendikbud Bisa Kualat
Pemerintahan
15 jam yang lalu
Pendiri NU Hilang dari Kamus Sejarah, PKB: Jangan Lupa Jasa Ulama, Kemendikbud Bisa Kualat
4
Penundaan India Terbuka, Untungkan Hafiz/Gloria
Olahraga
14 jam yang lalu
Penundaan India Terbuka, Untungkan Hafiz/Gloria
5
Kepala BNSP Bantah Larang Dewan Pers Lakukan UKW
Peristiwa
14 jam yang lalu
Kepala BNSP Bantah Larang Dewan Pers Lakukan UKW
6
Gempa Magnitudo 6,4 di Nias, Getarannya Terasa di Sidimpuan dan Padang
Peristiwa
18 jam yang lalu
Gempa Magnitudo 6,4 di Nias, Getarannya Terasa di Sidimpuan dan Padang
Home  /  Berita  /  Peristiwa

Ini Pesan Amali Dalam Rakor MPN Ormas Pemuda Pancasila

Ini Pesan Amali Dalam Rakor MPN Ormas Pemuda Pancasila
Menpora Zainudin Amali. (Foto: kemenpora.go.id)
Minggu, 04 April 2021 14:41 WIB
Penulis: Azhari Nasution
DEPOK - Menpora Amali sebagai Wakil Ketua MPO memberikan sambutan pada Rapat Kordinasi Majelis Pimpinan Nasional (MPN) Ormas Pemuda Pancasila (PP), di Hotel Bumi Wiyata Depok, Jawa Barat, Sabtu (3/4/2021). Menpora minta ingin semua kader tidak boleh melupakan sejarahnya.

"Kalau mulai bergeser, itu awal kehancuran kita. Kita harus tetap menjaga dan melestarikan ideologi negara Pancasila, merawat Bhineka Tunggal Ika, dan mempertahankan NKRI. PP sebagai ormas tidak boleh bergeser sedikitpun dari sejarah kelahirannya,"

Selanjutnya sebagai kader PP, menyampaikan bahwa tantangan organisasi semakin berat, persaingan tidak saja organisasi besar sejenis tetapi harus menghadapi organisasi-organisasi baru yang milenial.

"Apa yang harus dilakukan, sterilisasi dari pengaruh buruk, konsolidasi dengan melancarkan kaderisasi, dan untuk menuju kejayaan harus kembali pada titik awal," ucap Zainudin Amali.

Khusus untuk konsolidasi, perlunya pendataan sebagai basis awal, ditambah musyawarah-musyawarah dihidupkan kembali, serta program yang harus direncanakan dengan baik.

"Kita harus berani audit organisasi, data harus ada, sehingga tahu posisi kita. Ditambah pemanfaatan teknologi informasi, kita harus mampu bertransformasi," katanya lagi.

Terakhir setelah tahu data, posisi, harus kembali ke awal titik nol, terus mengenali sejarah kelahirannya."Back to zero, from zero to hero, saya punya optimisme, keyakinan, dengan kembali ke titik awal sebagai organisasi besar akan survive dan kembali pada kejayaan," tutupnya. ***

wwwwww