Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
18 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
2
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
18 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
3
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
18 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
4
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
24 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
5
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
Hukum
18 jam yang lalu
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
6
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
23 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Indonesia Basketball League (IBL) 2021

Permainan Hustle dengan Penuh Energi Satya Wacana

Permainan Hustle dengan Penuh Energi Satya Wacana
Selasa, 13 April 2021 18:07 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Satya Wacana Saints Salatiga memang tak bisa meraih tiket menuju babak play off. Mereka hanya menempati peringkat kelima Divisi Merah dengan meraih empat kemenangan, namun penampilan David Liberty Nuban dkk patut mendapatkan pujian.

“Mereka selalu bermain hustle dan memberikan 100 persen energi di lapangan,” puji pelatih Satria Muda Pertamina, Milos Pejic seusai bertandingan melawan The Saints.

Anak-anak muda The Saints memang selalu tampil penuh semangat. Energi mereka seolah tak pernah habis, begitu saat menghadapi laga overtime yang seru melawan Amartha Hangtuah dan West Bandits Solo.

Diperkuat pemain-pemain muda seperti Antoni Erga dan Alexander Franklyn yang baru dua musim berlaga di IBL, serta rookie Aldy Falentino, Febrianus Khiandio, Anjas Rusadi Putra dan yang lain, Satya Wacana tampil mempesona.

Hengkangnya pemain senior Cassiopeia Manuputty dan Andre Adriano seperti sebuah blessing bagi pemain  muda seperti Erga dan Franklyn. “Tak ada target man dalam tim kami, semua pemain bisa memiliki peran mencetak angka atau lainnya,” kata pelatih Satya Wacana, Efri Meldy.

Dengan pasukan muda, Meldy berani mencanangkan target meraih prestasi pada dua atau tiga tahun mendatang. “Saya optimistis tim ini akan berprestasi tinggi. Semoga manajemen The Saints bisa mempertahankan atau menambah kekuatan tim ini,” harap Meldy.

Meldy siap bertanggung jawab kegagalan memenuhi targt play off. “Anak-anak sudah berjuang sekuat tenaga, kesalahan. Saya gagal memenuhi target. Setelah ini kami akan melakukan evaluasi,”kata Meldy.

“Kami sudah berjuang, memang masih ada yang harus diperbaiki. Kami harus berlatih dan bekerja keras lagi” kata kapten tim , David Liberty Nuban.

wwwwww