Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
24 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
16 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
3
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
17 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
4
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
17 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
5
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
23 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
6
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
22 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Home  /  Berita  /  Sepakbola
Turnamen Sepakbola Piala Menpora 2021

Lawan Persib, Dejan: Recovery Faktor Penting

Lawan Persib, Dejan: Recovery Faktor Penting
Pelatih PS Sleman, Dejan Antonic.
Selasa, 13 April 2021 17:54 WIB
Penulis: Azhari Nasution
BANDUNG - Pelatih PS Sleman, Dejan Antonic sangat antusias menghadapi pertandingan semifinal Piala Menpora 2021 menghadapi mantan timnya Persib Bandung. Laga akan digelar dua leg di Stadion Maguwoharjo Sleman, Yoygakarta, Jumat (16/4) dan Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah, Senin (19/4/2021). PSS mulai kembali ke kotanya melalui jalur darat, Selasa (13/4/2021).

Bagi Dejan, recovery adalah faktor penting sebelum terjun di semifinal nanti. Bagaimana timnya harus menempuh perjalanan darat 8-10 jam sebelum gelar leg pertama. Berbeda dengan Persib yang sudah lebih dulu berada di Sleman, karena babak perempat final mereka melaksanakannya di Stadion Maguwoharjo menyisihkan Persebaya.

"Kita main tanggal 16, waktunya kita traveling, kita tidak banyak cukup waktu. Kita main di Yogya (Sleman) lalu main di Solo, semua sama itu tempat netral, cuman masalah kita harus traveling 8-10 jam, kita harus istirahat bagus, paling penting kita harus istirahat, semoga recovery kita bagus," kata Dejan.

Soal lawan yang dihadapi di semifinal adalah Persib, menurut Dejan situasi tersebut tidak berada di waktu yang tepat. Andai bisa memilih dirinya ingin menghadapi PSM atau Persija. Karena Persib dan Kota Bandung baginya sudah seperti rumah, dan banyak orang yang ia kenal.

Dejan juga pernah tinggal lama di Bandung sejak menukangi Pelita Bandung Raya (2014) dan jadi arsitek Persib (2016). Pertandingan di depan akan emosional untuk Dejan melawan klub yang pernah memberinya pelajaran berharga. Kendati begitu ia profesional bertekad membawa PS Sleman ke partai puncak, final.

"Kita persiapkan pertandingan lawan tim yang pernah saya ada di sana. Lawan teman-teman saya. Mungkin berat untuk saya, lebih bagus saya pilih PSM Makassar atau Persija, karena Persib seperti rumah saya, hormat kepada Persib dan Bobotoh. Tapi enggak apa-apa kita main enjoy saja, muda-mudahan kita dapat hasil positif," ungkapnya. ***

wwwwww