Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
23 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
15 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
3
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
16 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
4
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
16 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
5
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
21 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
6
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
21 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Perebutan Gelar Lowong WBC Internasional, Tibo Siap Pukul KO Petinju Filipina

Perebutan Gelar Lowong WBC Internasional, Tibo Siap Pukul KO Petinju Filipina
Tibo Monabesa dan Toto Landero didampingi promotor Armin Tan dan Ketua ATI, Manahan Situmorang.
Selasa, 13 April 2021 17:48 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Petinju asal Nusa Tenggara Timur (NTT), Tibo Monabesa menjanjikan kemenangan KO saat menghadapi petinju Filipina, Toto Landero dalam pertarungan perebutan gelar lowong kelas Ringan WBC Internasional yang akan berlangsung di Balai Sarbini, Jakarta Pusat, Rabu (14/4/2021) malam.

"Ini untuk yang ke-7 kalinya saya menghadapi petinju Filipina. Makanya, saya siap meng-KO Toto Landero untuk merebut gelar juara WBC Internasional," kata Tibo usai timbang badan di Hotel Atlet Century Jakarta, Selasa (13/4/2021).

Tibo yang menduduki peringkat keenam telah menjalani persiapan selama 3 bulan untuk menghadapi pertarungan perebutan gelar juara tersebut. Makanya, dia tidak sabar menunggu pertarungan yang sempat tertunda empat hari. Semula pertarumgan dijadwalkan Minggu (10/4/2021), namun Toto yang tiba Sabtu (9/4/2021) itu harus menjalani karantina sehingga jadwal tertunda menjadi Rabu (14/4/2021).

Selain memenuhi ambisi untuk meningkatkan karir di dunia tinju profesional, Tibo juga ingin mempersembahkan gelar juara WBC Internasional bagi masyarakat NTT yang terdampak bencana beberapa waktu lalu.

"Saya akan mempersembahkan gelar juara WBC Internasional ini untuk masyarakat di NTT yang terkena bencana. Semoga mereka tetap semangat dan bersabar untuk bangkit kembali menata daerah lebih baik," ujar pria kelahiran 10 Juni 1990.

Promotor Tanah Air, Armin Tan mengatakan, pertarungan perebutan gelar juara WBC Internasional ini akan digelar dengan protokol kesehatan sangat ketat. Dan, dia menyebut duel keras ini akan menjadi yang terbaik di tengah pandemi Covid-19.

"Duel ini sudah ditunggu-tunggu masyarakat pecinta tinju karena lawan yang dihadapi Tito sangat kuat. Semua insan tinju pasti tau kalo petinju Philipina kuat-kuat, kita juga ga mau keluar uang dengan percuma," kata Armin Tan, mantan petarung bebas ini.

Pengamat tinju nasional, Syarifuddin Lado mengatakan peluang Tibo untuk memenangkan pertarungan perebutan gelar juara tersebut cukup besar. Apalagi, Tibo sudah 6 kali berhadapan dengan petinju Filipina.

"Tibo sudah punya modal yang cukup karena sudah enam kali bertemu dengan petinju Filipina. Bagaimana pun dia pasti paham dengan karakter dan cara mengatasi petinju Filipina. Namun, Tibo juga harus hati-hati karena lawan yang dihadapi juga punya pengalaman bagus dengan rekor empat kali kalah dari 17 kali bertanding," katanya.

Selain Tibo, mantan manajer selebriti Roy Kiyoshi, Fahd Adityo Oscar yang menjuluki dirinya sebagai "King Fahd", akan memulai debut pertamanya di atas ring menantang petinju asal Papua Ibrahim Aroby dalam pertandingan tanpa gelar yang akan berlangsung sepanjang empat ronde di kelas light heavy weight. Dam, sederet petinju lainnya, seperti Defri Palulu, Daeng Armando, Oky Akbar dan lain-lain. ***

wwwwww