Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tak Dinafkahi Maell Lee dan Ditawar Rp 5 Juta, Intan Ratna Juwita: Maaf Mending Saya Jualan Es Kelapa Saja
Peristiwa
9 jam yang lalu
Tak Dinafkahi Maell Lee dan Ditawar Rp 5 Juta, Intan Ratna Juwita: Maaf Mending Saya Jualan Es Kelapa Saja
2
LaNyalla: Pesantren Punya Peran Besar dalam Memajukan Indonesia
Politik
10 jam yang lalu
LaNyalla: Pesantren Punya Peran Besar dalam Memajukan Indonesia
3
Polisi Kejar Debt Collector yang Hendak Rampas Mobil yang Angkut Orang Sakit
Hukum
16 jam yang lalu
Polisi Kejar Debt Collector yang Hendak Rampas Mobil yang Angkut Orang Sakit
4
Sembilan Debt Collector Penghadang Serda Nurhadi Ditangkap
Peristiwa
9 jam yang lalu
Sembilan Debt Collector Penghadang Serda Nurhadi Ditangkap
5
Al-Aqsa Diserang, Dunia Internasional dan Donatur Diminta Lakukan Ini
Peristiwa
13 jam yang lalu
Al-Aqsa Diserang, Dunia Internasional dan Donatur Diminta Lakukan Ini
6
Penyelidik AS Ungkap Temuan Virus sebagai Model Upaya Perang
Internasional
15 jam yang lalu
Penyelidik AS Ungkap Temuan Virus sebagai Model Upaya Perang
Home  /  Berita  /  Nasional

Pro Kontra Erick Thohir Ingin Beli Ternak Sapi di Luar Negeri

Pro Kontra Erick Thohir Ingin Beli Ternak Sapi di Luar Negeri
Sapi hereford di salah satu peternakan sapi di Belgia. (foto: ist./belgianmeat.com)
Senin, 19 April 2021 21:49 WIB
JAKARTA - Politisi Partai NasDem, Irma Suryani Chaniago berpandangan, rencana BUMN membeli peternakan sapi di Belgia adalah langkah tepat dan cerdas untuk memenuhi kebutuhan daging sapi dalam negeri dan melepas Indonesia dari ketergantungan pada impor.

"(Itu, red) cara berpikir cerdas, menurut saya," ujar Irma dalam pernyataan tertulis yang dikonfirmasi GoNEWS.co, Senin (19/4/2021).

Irma menjelaskan, untuk mencapai swasembada sapi agar Indonesia tak lagi impor, peternak dalam negeri harus mampu menyediakan minimal 1,3 juta ekor per tahun (sekitar 300.000 ton) untuk menutup kekurangan pasokan, karena kebutuhan per tahun nasional kurang lebih mencapai 700.000 ton, sementara peternak domestik hanya mampu menyediakan 400.000 ton per tahun.

Menurut Irma, dengan membeli lahan sapi di luar negeri dengan anggaran yang jauh lebih murah dibanding membangun sendiri peternakan di dalam negeri, akan ada 2 keuntungan besar yang akan diperoleh Indonesia. Pertama, harga daging bisa terkontrol, itu artinya konsumen terlindungi. Kedua, Indonesia tak lagi bergantung pada impor sapi setiap tahun karena kekurangan pasokan bisa diatasi dari hasil produksi perusahaan kita di luar negeri.

"Berpikir cerdas penting agar kita mampu menumbuhkan daya saing di dalam dan di luar negeri. Jangan berfikir ortodok yang justru akan menghambat kemajuan industri sendiri. Jangan cuma mikirin produsen, pikirin juga kebutuhan konsumen," tegas Irma.

Irma juga meyakini, membeli lahan peternakan sapi di luar negeri tidak akan membunuh industri peternakan dalam negeri karena "kuenya berbeda,".

Kenapa Tak Buka Peternakan di Indonesia?

Sementara itu, politisi Golkar punya pandangan lain. Anggota Komisi IV DPR RI (Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia), Firman Soebagyo, menyatakan keherannya atas wacana BUMN membeli peternakan sapi di luar negeri. Bagaimana langkah ini bisa melepas ketergantungan Indonesia dari impor daging.

"Jujur ya, saya tidak mengerti logika sang mnteri yang berniat mengurangi impor sapi dengan membeli peternakan di luar negeri. Terus masukin ke Indonesianya bukan impor ya?," tanya Firman dalam rilis, Minggu (17/4/2021).

"Memangnya Indonesia kekurangan lahan untuk peternakan? Kenapa tidak buka di Indonesia aja sih agar impor berkurang dan lapangan kerja bertambah. Angeeel, angeeeel .....," seloroh Firman menambahkan.

Sebelumnya, Menteri BUMN (Badan Usaha Milik Negara), Erick Thohir, mengungkapkan niatnya untuk membeli peternakan sapi di Belgia. Mengutip idtimes.com, niatan itu disampaikan Erick saat menjadi pembicara dalam acara Millennial Hub 2021 yang diselenggarakan oleh Millennial Fest dan PPI (Perhimpunan Pelajar Indonesia) Belgia, pada Sabtu (17/4/2021).

Kepada Duta Besar Indonesia untuk Belgia Andri Hadi, Erick menanyakan apa ada peternakan sapi yang dijual di Belgia.

"Pak Dubes kalau ada peternakan sapi di Belgia mau dijual, BUMN yang beli. Kalau ada ya Pak Dubes," pinta Erick.

Permintaan Erick tersebut pun ditanggapi singkat oleh Andri yang menyatakan siap mencarikan peternakan bagi BUMN.

"Siap nanti kami carikan pak," ujar Andri singkat.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, Nasional, Ekonomi, Umum
wwwwww