Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tak Dinafkahi Maell Lee dan Ditawar Rp 5 Juta, Intan Ratna Juwita: Maaf Mending Saya Jualan Es Kelapa Saja
Peristiwa
9 jam yang lalu
Tak Dinafkahi Maell Lee dan Ditawar Rp 5 Juta, Intan Ratna Juwita: Maaf Mending Saya Jualan Es Kelapa Saja
2
LaNyalla: Pesantren Punya Peran Besar dalam Memajukan Indonesia
Politik
10 jam yang lalu
LaNyalla: Pesantren Punya Peran Besar dalam Memajukan Indonesia
3
Sembilan Debt Collector Penghadang Serda Nurhadi Ditangkap
Peristiwa
10 jam yang lalu
Sembilan Debt Collector Penghadang Serda Nurhadi Ditangkap
4
Polisi Kejar Debt Collector yang Hendak Rampas Mobil yang Angkut Orang Sakit
Hukum
16 jam yang lalu
Polisi Kejar Debt Collector yang Hendak Rampas Mobil yang Angkut Orang Sakit
5
Al-Aqsa Diserang, Dunia Internasional dan Donatur Diminta Lakukan Ini
Peristiwa
14 jam yang lalu
Al-Aqsa Diserang, Dunia Internasional dan Donatur Diminta Lakukan Ini
6
Penyelidik AS Ungkap Temuan Virus sebagai Model Upaya Perang
Internasional
15 jam yang lalu
Penyelidik AS Ungkap Temuan Virus sebagai Model Upaya Perang
Home  /  Berita  /  Nasional

Penuhi Kebutuhan Internet Desa, Kominfo Bangun BTS 4G di Kepri

Penuhi Kebutuhan Internet Desa, Kominfo Bangun BTS 4G di Kepri
Kementerian Komunikasi dan Informatika saat peletakkan batu pertama pembangunan menara BTS di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Kamis (22/4/2021). (foto: ist./kominfo)
Jum'at, 23 April 2021 17:26 WIB
JAKARTA - Kementerian Kominfo (Komunikasi dan Informatika) meninjau peletakkan batu pertama pembangunan 17 menara BTS (Base Transceiver Station) sinyal 4G untuk 17 desa di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau pada Kamis (22/4/2021).

Dalam pernyataan persnya Johnny menjelaskan, Kominfo melalui Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi akan membangun menara BTS di 4.200 desa dan kelurahan di wilayah 3T. Tahun 2022, BAKTI akan membangun menara BTS di 3.704 desa dan kelurahan di daerah 3T.

Selain di Natuna, Kominfo juga akan membangun 16 menara BTS di 12 desa di Kabupaten Kepulauan (Anambas, red), 5 BTS di desa yang berada di Kabupaten Bintan dan di Kabupaten Karimun dibangun 1 BTS untuk satu desa. Jumlah ini, juga masih belum cukup dal menjangkau wilayah blankspot.

"Wilayah-wilayah blankspot yang menjadi identifikasi ini dilakukan melalui proses digitalisasi dari instrumen peralatan yang ada di Jakarta, di Kominfo dan operator seluler," kata Johnny sebagaimana dikutip GoNEWS.co dari Jakarta, Jumat (23/4/2021).

Sebagai pengingat, dalam Rapat Terbatas Perencanaan Transformasi Digital, Senin (3/8/2020), Presiden Jokowi meminta agar segera dilakukan percepatan perluasan akses dan peningkatan infrastruktur digital. "Saya kita kemarin kita sudah bicara dengan Menkominfo mengenai ini. Kemudian percepatan penyediaan layanan internet di 12.500 desa atau kelurahan serta di titik-titik layanan publik," kata Jokowi kala itu.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Kepulauan Riau, DKI Jakarta, Nasional, Pemerintahan
wwwwww