Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Madura United Tampil dengan Jersey Berbeda
Sepakbola
21 jam yang lalu
Madura United Tampil dengan Jersey Berbeda
2
Pemain PSM Diminta Jaga Kebugaran Selama Libur
Sepakbola
21 jam yang lalu
3
Viral Anak Ditulis Pembantu dalam KK, Ini Penjelasan Dukcapil
Pemerintahan
17 jam yang lalu
Viral Anak Ditulis Pembantu dalam KK, Ini Penjelasan Dukcapil
4
Ada Celah Nih! Ombudsman RI Minta Kepala Daerah Awasi Pembayaran THR
Umum
16 jam yang lalu
Ada Celah Nih! Ombudsman RI Minta Kepala Daerah Awasi Pembayaran THR
5
HMI-MPO Cabang Bogor Tuntut Usut Tuntas Mafia Covid-19
Hukum
7 jam yang lalu
HMI-MPO Cabang Bogor Tuntut Usut Tuntas Mafia Covid-19
6
Joko Susilo Berburu Tiga Pemain Asing
Sepakbola
15 jam yang lalu
Joko Susilo Berburu Tiga Pemain Asing
Home  /  Berita  /  Politik

Survei Indomatrik, Gerindra-PDIP Koalisi Paling Potensial di Pilpres 2024

Survei Indomatrik, Gerindra-PDIP Koalisi Paling Potensial di Pilpres 2024
Prabowo saat bertemu Puan Maharani. (Foto: Istimewa)
Jum'at, 23 April 2021 22:46 WIB
JAKARTA - Hasil survei Indometrik ditemukan simulasi tentang terbangunnya koalisi potensial antara partai Gerindra dan PDIP.

Direktur Eksekutif Indomatrik, Husin Yazid menyampaikan sebanyak 31,90 persen masyarakat menyatakan dukungan pada koalisi Gerindra-PDI.

Alasannya, pasangan calon itu diwakili Prabowo Subianto dengan putri biologis Megawati Soekarnoputri, Puan Maharani.

"Sosok Airlangga Hartarto dan Muhaimin Iskandar, sebagai asumsi terbangunnya koalisi partai Golkar, PKB dan PPP sekitar 26,52 persen. Begitu juga figur Anies Baswedan dan Agus Hari Murti Yudhoyono, diasumsikan terbangunnya koalisis partai PKS, Nasdem, PD dan PAN sebesar 31,87 persen," ujar Husin dalam hasıl surveinya.

Husin memamparkan, modal tingkat elektabilitas dari pasangan tersebut, disokong secara linier berbanding lurus dengan kepemilikan tingkat popularitas di mata publik.

Untuk kategori capres, kata Husin, Prabowo Subianto memiliki tingkat keterkenalan di publik sekitar 96,89 persen.

Menempati urutan kedua sosok birokrat Anis Baswedan dengan tingkat keterkenalan 81,46 persen. "Figur Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto juga berpotensi besar akan diusung partai berlambang beringin diasumsikan maju 2024, menempati urutan ketiga dengan tingkat keterkenalan di mata publik sebesar 69,85 persen," tandasnya.

Selanjutnya Husin mengatakan, kategori cawapres, Puan Maharani diasumsikan berpotensi besar diusung PDIP. Ia memiliki tingkat keterkenalan sekitar 72,55 persen.

Selain itu, figur Ketum PD Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) keterkenalannya di angka 73,30 persen. Sedangkan, figur Muhaimin Iskanda diasumsikan berpeluang besar diusung partai, dengan tingkat keterkenalan sebesar 68,35 persen.

Survei Indomatrik tersebut menggunakan metode simple random sampling, responden yang terdistribusi secara acak di seluruh nusantara, yaitu mereka yang telah berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah.

Para pemilih ketika survei dilakukan, diambil secara proporsional pada tingkat Provinsi dan random di tingkat Kabupaten/Kota, Kecamatan, Kelurahan/Desa, Kampung/RW/RT.

Survei digelar pada 2 sampai 10 April 2021. Margin of error sekitar 2,9 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. Jumlah sampel responden yang diwawancara sebanyak 1.200 responden warga negara Indonesia.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:GoNews Group, Politik, Pemerintahan, Peristiwa, DKI Jakarta
wwwwww