Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
17 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
14 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
3
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
11 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
4
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
12 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
5
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
12 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
6
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Umum
19 jam yang lalu
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Home  /  Berita  /  Beladiri

Kinerja Erick Thohir Dipertanyakan Soal Berantas Radikalisme di BUMN

Kinerja Erick Thohir Dipertanyakan Soal Berantas Radikalisme di BUMN
Ketua umum DPP FOKSI, Muhammad Natsir Sahib. (Ist)
Minggu, 25 April 2021 23:39 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Ketua umum DPP Forum Komunikasi Santri Indonesia (FOKSI), Muhammad Natsir Sahib mempertanyakan kinerja Erick Thohir selaku Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terkait peristiwa bom Makassar yang melibatkan oknum pegawai BUMN.

Dia mengaku kecewa terjadinya peristiwa bom yang melibatkan oknum pegawai BUMN tersebut. "Saya kaget dengan peristiwa dan perkembangan kasus Bom Makassar dimana ada oknum BUMN yang diidentifikasi terlibat. Seharusnya kan BUMN dan Aparatur Sipil Negara sudah final mengenai wawasan kebangsaan dan anti terhadap radikalisme," ungkap Natsir Sahib kepada wartawan. 

Lantas Natsir Sahib mempertanyakan kinerja dan upaya menteri BUMN, Erik Thohir mengenai upaya membina dan menciptakan BUMN yang memiliki wawasan kebangsaan dan komitmen terhadap deradikalisasi

"Saya mempertanyakan kinerja Erick Thohir soal kasus ini. Apakah Erick Thohir selaku Menteri BUMN sudah melakukan upaya deradikalisasi dan menanamkan wawasan kebangsaan terhadap pegawai BUMN. Saya rasa ini harus kita pertanyakan ada tidak program tersebut jika tidak Erick Thohir sudah gagal sebagai pemimpin dan wajib di reshufle namun jika sudah ada program kerjanya tolong berikan kepada publik transparansi dan capaian kerja dari program deradikalisasi tersebut," imbuhnya. 

Natsir menambahkan program deradikalisasi di lingkungan BUMN penting dalam  menambah semangat wawasan Kebangsaan Nasionalisme pada pegawai BUMN. "Selain mencegah tindak terorisme juga menumbuhkan semangat perjuangan Kawan-kawan pegawai BUMN untuk bekerja pada negara menciptakan keuntungan bukan kebuntungan," katanya. ***

wwwwww