Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Madura United Tampil dengan Jersey Berbeda
Sepakbola
22 jam yang lalu
Madura United Tampil dengan Jersey Berbeda
2
Pemain PSM Diminta Jaga Kebugaran Selama Libur
Sepakbola
22 jam yang lalu
3
Viral Anak Ditulis Pembantu dalam KK, Ini Penjelasan Dukcapil
Pemerintahan
17 jam yang lalu
Viral Anak Ditulis Pembantu dalam KK, Ini Penjelasan Dukcapil
4
Ada Celah Nih! Ombudsman RI Minta Kepala Daerah Awasi Pembayaran THR
Umum
17 jam yang lalu
Ada Celah Nih! Ombudsman RI Minta Kepala Daerah Awasi Pembayaran THR
5
HMI-MPO Cabang Bogor Tuntut Usut Tuntas Mafia Covid-19
Hukum
8 jam yang lalu
HMI-MPO Cabang Bogor Tuntut Usut Tuntas Mafia Covid-19
6
Joko Susilo Berburu Tiga Pemain Asing
Sepakbola
15 jam yang lalu
Joko Susilo Berburu Tiga Pemain Asing
Home  /  Berita  /  Nasional

Tok! Standar Minimal Harta untuk Zakat Pendapatan Telah Ditetapkan

Tok! Standar Minimal Harta untuk Zakat Pendapatan Telah Ditetapkan
Ketua Baznas RI, Noor Achmad dalam webinar Zakat Pendapatan dan Jasa Tahun 2021, Jumat (30/4/2021). (gambar: tangkapan layar)
Jum'at, 30 April 2021 23:53 WIB
JAKARTA - Baznas (Badan Amil Zakat Nasional) RI menetapkan standar minimal harta (nisab) untuk zakat pendapatan, sebesar Rp79.738.415 per tahun atau Rp6.644.868 per bulan, berdasarkan SK Ketua BAZNAS RI Nomor 14 Tahun 2021.

"(Nilai ini, red) akan menjadi rujukan bagi Baznas daerah dan juga LAZ dalam menetapkan besaran nisab zakat pendapatan dan jasa secara nasional," kata Ketua Baznas RI, Noor Achmad dalam webinar Zakat Pendapatan dan Jasa Tahun 2021, Jumat (30/4/2021), sebagaimana disaksikan GoNEWS.co.

Besaran nisab zakat pendapatan dan jasa tersebut, kata Noor, mengacu kepada fatwa MUI (Majelis Ulama Indonesia) dan PMA (Peraturan Menteri Agama) nomor 31 tahun 2019 yang menetapkan bahwa nisab zakat pendapatan dan jasa disepadankan dengan 85 gram emas dengan kadar zakat sebesar 2,5%.

"Dalam konteks pengelolaan zakat di Indonesia, sejak tahun 2003, Majelis Ulama Indonesia telah mengeluarkan fatwa terkait dengan besaran nisab zakat utamanya zakat pendapatan dan jasa yakni Fatwa No. 3 tahun 2003 tentang Zakat Penghasilan. Dalam fatwa tersebut MUI telah menetapkan bahwa besaran nisab untuk zakat pendapatan dan jasa adalah senilai 85gram emas. Hal ini juga semakin diperkuat dengan PMA nomor 31 tahun 2019 dimana dalam pasal 26 tertulis jika nilai nisab zakat pendapatan dan jasa setara dengan 85 gram emas dengan kadar 2,5%," jelasnya.

Maka dari itu, Dia memaparkan, BAZNAS selaku lembaga pemerintah nonstruktural dan juga koordinator dalam pengelolaan zakat di Indonesia berwenang untuk menentukan nilai besaran nisab zakat pendapatan dan jasa berbasiskan emas. Hal ini dimaksudkan agar terdapat satu besaran nilai nisab zakat pendapatan dan jasa secara nasional untuk meniadakan perselisihan antara stakeholder zakat.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, Nasional, Umum
wwwwww