Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tak Dinafkahi Maell Lee dan Ditawar Rp 5 Juta, Intan Ratna Juwita: Maaf Mending Saya Jualan Es Kelapa Saja
Peristiwa
3 jam yang lalu
Tak Dinafkahi Maell Lee dan Ditawar Rp 5 Juta, Intan Ratna Juwita: Maaf Mending Saya Jualan Es Kelapa Saja
2
Anis Byarwati Minta Kaum Muda Ikut Kontribusi Atasi Kemiskinan
Politik
23 jam yang lalu
Anis Byarwati Minta Kaum Muda Ikut Kontribusi Atasi Kemiskinan
3
Ketua DPP PPP Merasa Aneh saat Rakyat Dilarang Mudik, Tapi WN China Boleh Masuk
Peristiwa
23 jam yang lalu
Ketua DPP PPP Merasa Aneh saat Rakyat Dilarang Mudik, Tapi WN China Boleh Masuk
4
Kisah Penjual Prangko Kembalikan Duit Rp 16,4 Juta yang Ia Temukan di Depan Kantor Pos
Peristiwa
24 jam yang lalu
Kisah Penjual Prangko Kembalikan Duit Rp 16,4 Juta yang Ia Temukan di Depan Kantor Pos
5
Hari Ini, Puan Akan Tinjau Larangan Mudik di Tiga Provinsi Sekaligus
Politik
21 jam yang lalu
Hari Ini, Puan Akan Tinjau Larangan Mudik di Tiga Provinsi Sekaligus
6
Gandeng Kidzania Jakarta, Mitsubishi Konsisten Edukasi Otomotif untuk Anak-anak
Ekonomi
23 jam yang lalu
Gandeng Kidzania Jakarta, Mitsubishi Konsisten Edukasi Otomotif untuk Anak-anak
Home  /  Berita  /  Politik

Sambangi MUI Pusat, PKS Jelaskan Kiprah Perempuan Dibidang Politik

Sambangi MUI Pusat, PKS Jelaskan Kiprah Perempuan Dibidang Politik
Silaturrahmi DPP PKS ke MUI. (Foto: Istimewa)
Sabtu, 01 Mei 2021 20:53 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Jajaran pengurus DPP PKS melakukan silaturahmi dengan pengurus pusat Majelis Ulama Indonesia (MUI) pada Rabu (28/4/21).

Ketua DPP PKS Bidang Ekonomi dan Keuangan Anis Byarwati, turut hadir dalam rombongan pengurus DPP PKS yang dipimpin oleh Presiden PKS, Ahmad Syaikhu. Silaturahim ini merupakan bagian dari silaturahim kebangsaan yang dilakukan PKS dengan mengunjungi berbagai elemen bangsa. 

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat ini, Anis satu-satunya perempuan yang hadir dalam pertemuan ini, menyampaikan prinsip-prinsip dan nilai-nilai yang diterapkan dalam politik PKS terutama terkait dengan peran perempuan dalam politik praktis. 

“Di tengah masyarakat luas, diskusi tentang peran perempuan dalam politik mungkin masih menjadi perdebatan. Namun kami di PKS mencoba mengimplementasikan bagaimana kiprah perempuan ketika terjun dalam politik," kata Anis dalam keterangan yang diterima wartawan, Jumat (30/4/21) kemarin.

Lebih lanjut, anggota Komisi XI DPR RI ini menjelaskan bahwa anggota perempuan PKS yang terjun di dunia politik, dibimbing dan diberi arahan bagaimana ia harus bergerak. PKS juga sangat menekankan agar anggota perempuan PKS benar-benar menjaga keseimbangan antara kiprah di dunia politik dan juga kiprah di rumahnya, karena kewajiban asasi perempuan adalah di rumahnya.

"Saya sendiri sebagai anggota DPR RI dan ketua DPP PKS Bidang Ekonomi dan Keuangan, tetap harus menjaga keseimbangan antara menunaikan tugas public dan menunaikan tugas di rumah sebagai istri dan ibu. Karena itu adalah fitrah kita sebagai perempuan,” tuturnya.

Anis yang merupakan anggota DPR RI dari daerah pemilihan Jakarta Timur ini melanjutkan penjelasannya bahwa PKS memiliki fokus pada masalah ketahanan keluarga. 

"Kita menyadari bahwa unit terkecil dari masyarakat adalah keluarga. Sehingga jika kondisi keluarga baik, maka kondisi masyarakat pun akan baik. Dan jika kondisi  masyarakat baik, maka masyarakat akan mampu berkontribusi untuk membangun bangsa yang baik," paparnya. 

Jadi keluarga adalah komponen terkecil tapi sangat menentukan bagaimana sebuah peradaban dimulai. "Tidak ada peradaban tanpa ada keluarga yang dibentuk dengan baik," katanya.

Ia menegaskan, PKS memiliki pusat pembelajaran dan pelatihan untuk ketahanan keluarga dengan program yang digulirkan bernama Rumah Keluarga Indonesia (RKI) yang keberadaannya tersebar di seluruh Indonesia. 

Ibu dari delapan orang anak ini menambahkan bahwa PKS menempatkan perempuan diberbagai bidang. Sebagaimana dirinya yang menjadi Ketua DPP Bidang Ekonomi dan Keuangan, maka ia bukan saja memikirkan bagaimana ekonomi rumah tangga tapi juga ekonomi negara. Anis menyampaikan satu kabar gembira bahwa Ekonomi Syari’ah yang menjadi salah satu alternatif ekonomi di Indonesia, pakar-pakarnya ada di PKS. 

Oleh karena itu, PKS tidak hanya mendukung penuh masuknya RUU ekonomi syariáh ke dalam prolegnas, akan tetapi siap memberikan kontribusi terbaik dalam pembahasannya.***

wwwwww