Zudan Dorong Kabupaten Bekasi Terbitkan Massal Akta Kelahiran
![]() |
| Dirjen Dukcapil Kemendagri, Prof. Zudan Arif Fakrullah (kanan) saat memberi arahan kepada Kadis Dukcapil Kabupaten Bekasi, Hudaya di Kantor Disdukcapil Kabupaten Bekasi, Rabu (19/5/2021). (foto: ist.) |
"Pak Kadis harus kerjasama dengan para Kepala Sekolah, itu wajib. Nanti, terbitkan Akta Kelahiran secara massal," kata Zudan saat menjawab kendala yang disampaikan Kadis Dikcapil Bekasi, Hudaya.
Dialog tersebut berlangsung di tengah gelaran Sidak yang dilakukan Zudan di Kantor Disdukcapil Kabupaten Bekasi, Rabu (19/5/2021).
Masa pendaftaran siswa tahun di tahun ajaran baru yang tengah berlangsung, seharusnya bisa menjadi momentum untuk mendata, calon siswa mana yang belum memiliki Akta Kelahiran. "Nanti, kerjasama dengan dinas pendidikan, memalui formulir pendaftaran siswa yang dibuat agar bisa diketahui mana yang belum punya akta, di ceklis," kata Zudan.
Sebelumnya, dalam kesempatan itu Kadis Dukcapil Kabupaten Bekasi, Hudaya mengatakan, "Dengan sekolah-sekolah yang tidak masuk (pemberlakuan pembelajaran jarak jauh, red) maka upaya-upaya percepatan Disdukcapil dalam mencetak Akta Kelahiran juga terkendala,".
Meski begitu, Hudaya menjelaskan, untuk anak yang baru lahir, Disdukcapil Kabupaten Bandung Barat bisa langsung mencetakkan Akta Kelahiran.
Sebagai informasi, Disdukcapil Kabupaten Bekasi adalah Disdukcapil kedua yang di sidak oleh Zudan pada Rabu. Sidak hari itu, diawali di Disdukcapil Kota Bekasi, berlanjut ke Disdukcapil Kabupaten Bekasi dan Disdukcapil Bandung Barat.
Di setiap titik Sidak, Zudan menanyakan kendala-kendala yang dialami oleh jajaran disdukcapil daerah dalam memberikan pelayanan Adminduk. Ia mengapresiasi berbagai capaian peningkatan kualitas kerja di tiap-tiap Disdukcapil, tapi juga menekankan beberapa hal yang meliputi:
1) Terus meningkatkan pelayanan Adminduk kepada masyarakat dengan cara yang membahagiakan.
2) Meningkatkan pembinaan dan pengawasan di kecamatan serta kelurahan/desa.
3) Terus mematangkan layanan daring dan mengadaptasi tuntutan pandemi termasuk penerapan protokol kesehatan. Dan,
4) Meningkatkan kuantitas dan kualitas kerjasama dengan berbagai sektor yang berhubungan langsung dengan masyarakat.***
| Editor | : | Muhammad Dzulfiqar |
| Kategori | : | Jawa Barat, Voli, PON |













