Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
24 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
18 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
22 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
19 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
5
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
23 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
18 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  Ekonomi

Gerai Giant Tutup Permanen Disambut Pilu, Sayonara Tempat Ternyaman

Gerai Giant Tutup Permanen Disambut Pilu, Sayonara Tempat Ternyaman
Ratusan warga mengantre untuk berbelanja saat obral besar jelang penutupan Giant Ekstra di Kota Pekanbaru, Riau, Selasa (9/2/2021). (Foto: Antara)
Rabu, 26 Mei 2021 14:19 WIB
JAKARTA - Supermarket Giant tutup permanen. Seluruh gerai Giant di Indonesia akan ditutup mulai Juli 2021. Curhat karyawannya pun viral. PT Hero Supermarket TBK memutuskan menutup Giant dan seketika meninggalkan kesedihan bagi publik, khususnya mereka yang sering belanja ke supermarket tersebut.

Di media sosial, sejumlah warganet curhat pilu setelah menonton video karyawan Giant. Dalam video yang diunggah akun Instagram insta.nyinyir tersebut, tampak sejumlah karyawan mendengarkan pengumuman penutupan Giant secara virtual.

Mereka tampak bersedih dan saling berpelukan. Namun mereka mencoba tetap semangat selepas tak bekerja di Giant. Seorang karyawan berat hati Giant ditutup, sebab kata dia, selama bekerja dia mendapat perlakuan humanis. Gaji, bonus, THR dibayarkan secara penuh, meski terdampak pandemi.

"Giant itu salah satu ritel yang sangat memanusiakan manusia dan selalu mensejahterakan karyawannya. Bahkan selama covid aja gaji full, thr full dan bahkan bonus kita juga masih full," ungkapnya.

Warganet pun dibuat tersentuh dengan video itu. Mereka syok, turut merasakan kehilangan Giant, ritel kenamaan di Indonesia. Tak sedikit yang mengungkap kenangannya dengan Giant sembari menuliskan curhatan pilu. "Tiap bulan belanja cuma muterin Giant, Giant Graha Giant Bintari, Giant Alam Sutera. Sayonara tempat ternyaman," kata @anis.

"Sedih lihatnya. Tempat ini dlu rumah kedua buat aku," tulis @d_via.

"Jingle mu tak akan kudengar lagi Giant," terang @soda.

"Badai pasti berlalu, semoga para karyawan tetap semangat," timpal @mirra.

Alasan Giant Ditutup

Perusahaan ritel multiformat PT Hero Supermarket Tbk (Hero Group) mengumumkan Giant tutup permanen mulai Juli 2021 sebagai tindak lanjut strategis atas seluruh lini bisnisnya. Hero akan fokus ke merek dagang IKEA, Guardian, dan Hero Supermarket, yang memiliki potensi pertumbuhan lebih tinggi dibandingkan Giant.

"Seperti bisnis mumpuni lainnya, kami terus beradaptasi terhadap dinamika pasar dan tren pelanggan yang terus berubah, termasuk menurunnya popularitas format hypermarket dalam beberapa tahun terakhir di Indonesia; sebuah tren yang juga terlihat di pasar global," kata Presiden Direktur Hero Supermarket Patrik Lindvall lewat keterangannya di Jakarta, Selasa (25/5/2021).

Hero akan mengubah hingga lima gerai Giant menjadi IKEA, yang diharapkan dapat menambah aksesibilitas bagi pelanggan. "Gerai Giant lainnya akan dengan berat hati ditutup pada akhir Juli 2021, walaupun negosiasi terkait potensi pengalihan kepemilikan sejumlah gerai Giant kepada pihak ketiga masih berlangsung," katanya.

Selain itu, Hero Group juga sedang mempertimbangkan untuk mengubah sejumlah gerai Giant menjadi gerai Hero Supermarket.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Suara.com
Kategori:DKI Jakarta, Ekonomi, Olympic
wwwwww