Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
12 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
12 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
23 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
12 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
12 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
6
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
12 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
Home  /  Berita  /  Sepakbola

Sepakbola Dijadikan Industri, Amali Dorong Klub Masuk Pasar Modal

Sepakbola Dijadikan Industri, Amali Dorong Klub Masuk Pasar Modal
Menpora Zainudin Amali dengan Raffi Ahmad. (Foto:Kemenpora.go.id)
Sabtu, 29 Mei 2021 16:36 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) bekerja sama dengan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) akan mendorong kebangkitan sepakbola sebagai industri. Hal ini terkait dengan adanya Instruksi (Inpres) Nomor 3 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Persepakbolaan Nasional.

“Kita akan mendorong supaya industri olahraga khususnya industri sepakbola ini makin bergairah,” kata Menpora Zainudin Amali saat menerima selebriti Raffi Ahmad dalam keterangannya, Jumat (28/5/2021).

"Kita akan dorong itu sehingga bukan harapan yang kosong suatu saat kita dapat tim nasional yang bagus. Artinya dengan bergairahnya sepakbola, dengan menguatnya kompetisi, dan masyarakat makin banyak yang berminat sepakbola,” tambahnya.
Berdasarkan hasil survei sekira 77 persen rakyat Indonesia senang dengan sepakbola. Menurut, Amali hal ini dapat menjadi pasar yang luar biasa. Dan harusnya bisa ditangkap oleh para pengusaha.

“Tadi saya juga sudah sampaikan kepada Raffi sekarang Rans Cilegon FC masuk untuk di Liga 2. Tapi prestasi tentu harus didorong terus karena ada beberapa juga yang cukup bersemangat di Liga 2,” jelasnya.

Amali juga mendorong agar klub-klub sepakbola nasional bisa masuk ke pasar modal atau Initial Public Offering (IPO). Saat ini sudah ada Bali United yang sudah masuk ke pasar modal tersebut.

"Makin banyak klub-klub yang masuk IPO di pasar modal, saya kira kelanjutan dari kehidupan klub makin terjamin dan kualitasnya tentu tetap bisa terjaga,” harapnya.
Sementara itu, pemilik klub sepakbola Rans Cilegon FC, Raffi Ahmad menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada Menpora Amali atas doa dan dukungannya terhadap Rans Cilegon FC dan sepakbola Indonesia.

Raffi menegaskan bahwa kedatangannya menemui Menpora sebagai bentuk keseriusan dirinya dalam menyambut Liga 2 yang akan segera bergulir. “Kedatangan saya, pertama saya mohon doa restu dari semua teman-teman, pak Menteri juga karena Rans Cilegon FC, kami sudah siap melangkah untuk persiapan Liga 2," katanya.

Raffi juga mengatakan dirinya ingin memajukan sepakbola Indonesia dengan memadukan antara olahraga dan hiburan. “Saya ingin memajukan sepakbola. Kalau sekarang di luar negeri sepakbola itu bisa menjadi entertain juga. Jadi saya ingin memajukan sport dan entertainment. Kita coba kolaborasikan sport dan entertainmentnya,” harapnya. ***

wwwwww