Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
23 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
2
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
14 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
3
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
Sepakbola
23 jam yang lalu
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
4
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
6 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
5
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
8 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
6
Madura United FC Boyong 23 Pemain Hadapi PSM
Sepakbola
24 jam yang lalu
Madura United FC Boyong 23 Pemain Hadapi PSM
Home  /  Berita  /  Nasional

Kemana Larinya 104 Miliar Dolar AS Rencana Anggaran Pertahanan RI?

Kemana Larinya 104 Miliar Dolar AS Rencana Anggaran Pertahanan RI?
Ilustrasi pertahanan nasional. (kolase: ist./kementerian pertahanan)
Senin, 31 Mei 2021 12:00 WIB
JAKARTA - Pengamat Pertahanan, Connie Rahakundini mengungkapkan, dirinya telah bertanya kepada Menteri PPN/Bappennas RI mengenai pressing anggaran jumbo pertahanan nasional hingga tahun 2024.

"Beliau (Pak Suharso) bilang bahwa yang 20 miliar dolar AS, beliau sudah paham. Tetapi yang 104 miliar dolar AS, beliau nggak tahu, yang tahu Kemenhan," tutur Connie dikutip GoNEWS.co dari video kompasTV, Senin (31/5/2021).

"Itu yang saya pertanyakan," tandasnya menambahkan.

Menilik Pasal 3 ayat (1) dalam Rancangan Peraturan Presiden tentang Pemenuhan Kebutuhan Alat Peralatan Pertahanan dan Keamanan atau Alpalhankam Tahun 2020 - 2024, anggaran hingga tahun 2024 mencapai 124.995.000.000 dolar AS atau setara dengan lebih kurang Rp1.760 triliun.

Pasal 2 a R-Perpres itu menyebut, sebanyak 79.099.625.314 dolar AS diantaranya digunakan untuk akuisisi Alpalhankam (pengadaan persenjataan, red). Dari jumlah itu, 20.747.882.720 telah teralokasi pada Daftar Rencana Pinjaman Luar Negeri.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, Kriminal, Nasional, Voli
wwwwww