Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Munir Arysad Minta Rekrutmen PJLP dan TA Prioritaskan Warga Jakarta
Pemerintahan
23 jam yang lalu
Munir Arysad Minta Rekrutmen PJLP dan TA Prioritaskan Warga Jakarta
2
Rosan: Olimpiade Paris Diharap jadi Penentu Sukses 3 Target Utama Angkat Besi
Olahraga
19 jam yang lalu
Rosan: Olimpiade Paris Diharap jadi Penentu Sukses 3 Target Utama Angkat Besi
3
Milly Alcock Siap Beraksi dalam Film Baru Supergirl
Umum
19 jam yang lalu
Milly Alcock Siap Beraksi dalam Film Baru Supergirl
4
Ariel NOAH Berbagi Cerita Menjaga Keharmonisan Band
Umum
19 jam yang lalu
Ariel NOAH Berbagi Cerita Menjaga Keharmonisan Band
5
Sarwendah Layangkan Somasi, Geram Difitnah Punya Hubungan Khusus dengan Bertrand Peto
Umum
18 jam yang lalu
Sarwendah Layangkan Somasi, Geram Difitnah Punya Hubungan Khusus dengan Bertrand Peto
6
Komisi B DPRD DKI Bahas Pra RKPD Tahun 2025
Umum
23 jam yang lalu
Komisi B DPRD DKI Bahas Pra RKPD Tahun 2025
Home  /  Berita  /  Peristiwa

Operasi Ketupat 2021 Dinilai Berhasil, DPR Puji Kinerja Polri

Operasi Ketupat 2021 Dinilai Berhasil, DPR Puji Kinerja Polri
Legislator dari Partai Nasdem, Sahroni. (Foto: Istimewa)
Minggu, 06 Juni 2021 00:12 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Pemerintah mencatat jumlah pemudik pada Hari Raya Idul Fitri 2021 turun drastis dibandingkan tahun-tahun sebelumnya yakni 1 juta orang.

Menanggapi data tersebut, Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni menyebut bahwa upaya penyekatan mudik lebaran 2021 dalam Operasi Ketupat Polri bisa dinyatakan berhasil.

"Pertama, dalam menjalankan operasi Ketupat 2021 ini, polisi sudah berkoordinasi secara baik dan efektif dengan banyak institusi lain. Mulai dari Dishub, Kemenkes, hingga Jasa Marga untuk mereka yang mudik lewat jalur tol," kata Sahroni dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (5/6/2021).

Politikus Partai NasDem itu menilai koordinasi yang dilakukan kepolisian sangat baik, mulai dari mengedukasi masyarakat agar tidak mudik, sampai tes Covid-19 di tempat. "Ini menunjukkan bahwa polisi benar-benar serius dalam menjalankan operasi ketupat 2021," ujarnya.

Selanjutnya, Sahroni juga menyoroti kinerja polisi di lapangan yang dinilai persuasif dan akomodatif dalam menjalankan tugasnya menghalau para pemudik. Dirinya juga memuji langkah kepolisian yang memperlakukan pemudik secara humanis

"Dalam menjalankan tugasnya, polisi juga bekerja dengan humanis dan persuasif. Mereka tidak saklek atau memaksa pemudik untuk putar balik dengan keras atau tangan besi, namun justru secara persuasi, membujuk, dan memberi edukasi. Ini juga patut kita apresiasi," tuturnya.

Sahroni memahami kinerja mencegah mudik ini bukan  tugas yang mudah, karena melibatkan angka masyarakat yang besar dan diperlukan koordinasi dengan banyak institusi negara.

"Kinerja membendung pemudik ini tentunya bukan kerja yang mudah, karena seperti kita tahu, mudik adalah kegiatan migrasi terbesar di Indonesia. Banyak masyarakat dan instutusi yang terlibat, namun dengan menurun drastisnya angka pemudik di tahun 2021, ini membuktikan bahwa polisi telah berhasil melaksanakan tugasnya dengan baik," katanya.***

wwwwwwhttps://143.198.234.52/sonic77https://159.223.193.153/https://64.23.207.118/http://152.42.220.57/