Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
18 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
16 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
7 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
7 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
7 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
6
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
7 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Home  /  Berita  /  Voli

Kemendagri Targetkan Realisasi Belanja 40 Persenan hingga Akhir Juni

Kemendagri Targetkan Realisasi Belanja 40 Persenan hingga Akhir Juni
Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian saat menyampaikan realisasi anggaran di Komisi II DPR RI di Senayan, Jakarta, Rabu (9/6/2021). (foto: ist./puspen kemendagri)
Kamis, 10 Juni 2021 07:22 WIB
JAKARTA - Kemendagri mentargetkan, realisasi belanja mereka mencapai lebih dari di 40% di akhir Juni 2021.

"Karena adanya perintah dari Bapak Presiden untuk percepatan belanja dalam rangka untuk pemulihan ekonomi baik pusat dan daerah, kita mentarget (angka realisasi) di atas 40% di akhir Juni," tandas Mendagri Muhammad Tito sebagaimana dikutip dari keterangan Puspen Kemendagri, Kamis (10/6/2021).

Sejauh ini, kata Mendagri, realisasi belanja kementerianya telah mencapai 37,51% dari total angaran 2021 setelah refocusing dan hibah sebesar Rp3,095 triliun.

"Dari pagu tersebut realisasi hingga tanggal 7 Juni 2021 adalah sebesar Rp1,161 triliun atau sebesar 37,51 persen dari Rp3,095 triliun," kata Mendagri.

Rinciannya, kata Mendagri Tito; Sekretariat Jenderal (Setjen) 37,63%, Inspektorat Jenderal (Itjen) 41,02%, Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Ditjen Pol & PUM) 78,07%, Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) realisasi sebesar 39,42%, Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan (Ditjen Adwil) 18,46%, Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah (Ditjen Keuda) realisasi 41,54%, Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah (Ditjen Bangda) realisasi sebesar 26,13%.

Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa (Ditjen Pemdes) 31,09%, Direktorat Jenderal Otonomi Daerah (Ditjen Otda) 40,12%, Badan Penelitian Pengembangan (BPP) 42,37%, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) 36,62%, daan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) realisasinya sebesar 36,81%.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, Nasional, Voli
wwwwww