Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
22 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
15 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
3
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
15 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
4
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
15 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
5
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
21 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
6
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
20 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Home  /  Berita  /  Sepakbola
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2021

Persik Kediri Jadikan Dua Laga Uji Coba Sebagai Simulasi Permainan

Persik Kediri Jadikan Dua Laga Uji Coba Sebagai Simulasi Permainan
Kamis, 10 Juni 2021 21:32 WIB
Penulis: Azhari Nasution
KEDIRI - Persik Kediri akan menjalani dua lagi uji coba sebagai persiapan menjelang Liga 1 2021. Laga uji coba menghadapi Persipura Jayapura, Sabtu (5/6/2021) dan Dewa United FC, Rabu (9/6/2021) di Stadion Brawijaya, Jawa Timur itu sebagai simulasi pola permainan tim. 

Pelatih Persik Kediri, Joko Susilo pun memberi kesempatan kepada semua pemainnya untuk tampil.

Masing-masing memperoleh menit bermain selama 30 menit, dalam kesempatan uji coba tersebut. Pelatih asal Blora, Jawa Tengah itu juga menjajal beberapa pemain mudanya termasuk pemain U-21 Persik.

Dalam laga uji coba memperoleh hasil kalah 1-2 dengan Persipura Jayapura dan kemenangan 2-0 dari Dewa United, Joko Susilo mengaku masih memiliki PR untuk membenahi lini serang timnya. 

Dia menilai lini depan Macan Putih masih membutuhkan tambahan pemain anyar karena hanya mengandalkan striker muda, Septian Satria Bagaskara. Hal tersebut tidak ideal apabila diterapkan di kompetisi mendatang.

Sejatinya Joko Susilo merasa cukup puas pada penampilan anak asuhnya. Hilangnya konsentrasi pemain dan kurang kreatifnya dalam membangun serangan membuat rencana yang sudah dibuat belum berjalan dengan baik di lapangan.

“Jadi perencanaan tim, tidak hanya kita pikirkan programnya. Tapi kita harus melihat semuanya.”

“Kita sampaikan kita butuh satu pemain asing di depan dan lokal,” tutup eks juru taktik Arema FC itu mengakhiri. ***

wwwwww