Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Dewan Pers Desak Kepolisian Segera Tangkap Penembak Pemred Mara Salem Harahap
Hukum
8 jam yang lalu
Dewan Pers Desak Kepolisian Segera Tangkap Penembak Pemred Mara Salem Harahap
2
Tanggap Darurat Covid-19 di DPR, Sekjen Pastikan Infrastruktur Digital Siap Dukung Rapat Penting
DPR RI
16 jam yang lalu
Tanggap Darurat Covid-19 di DPR, Sekjen Pastikan Infrastruktur Digital Siap Dukung Rapat Penting
3
Breaking News: Pemred Media Online di Pematangsiantar Tewas Ditembak
Hukum
15 jam yang lalu
Breaking News: Pemred Media Online di Pematangsiantar Tewas Ditembak
4
Next Policy: Holding Bisa Tata Kembali Ekosistem Ultra Mikro
Ekonomi
18 jam yang lalu
Next Policy: Holding Bisa Tata Kembali Ekosistem Ultra Mikro
5
Mara Salem Harahap, Pemred Media Online Tewas Ditembak di Dekat Rumahnya
Hukum
15 jam yang lalu
Mara Salem Harahap, Pemred Media Online Tewas Ditembak di Dekat Rumahnya
6
Buka Turnamen, Bamsoet: Pecatur Beda-Beda Tipis dengan Politisi 
MPR RI
14 jam yang lalu
Buka Turnamen, Bamsoet: Pecatur Beda-Beda Tipis dengan Politisi 
Home  /  Berita  /  Sepakbola
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2021

Persik Kediri Jadikan Dua Laga Uji Coba Sebagai Simulasi Permainan

Persik Kediri Jadikan Dua Laga Uji Coba Sebagai Simulasi Permainan
Kamis, 10 Juni 2021 21:32 WIB
Penulis: Azhari Nasution
KEDIRI - Persik Kediri akan menjalani dua lagi uji coba sebagai persiapan menjelang Liga 1 2021. Laga uji coba menghadapi Persipura Jayapura, Sabtu (5/6/2021) dan Dewa United FC, Rabu (9/6/2021) di Stadion Brawijaya, Jawa Timur itu sebagai simulasi pola permainan tim. 

Pelatih Persik Kediri, Joko Susilo pun memberi kesempatan kepada semua pemainnya untuk tampil.

Masing-masing memperoleh menit bermain selama 30 menit, dalam kesempatan uji coba tersebut. Pelatih asal Blora, Jawa Tengah itu juga menjajal beberapa pemain mudanya termasuk pemain U-21 Persik.

Dalam laga uji coba memperoleh hasil kalah 1-2 dengan Persipura Jayapura dan kemenangan 2-0 dari Dewa United, Joko Susilo mengaku masih memiliki PR untuk membenahi lini serang timnya. 

Dia menilai lini depan Macan Putih masih membutuhkan tambahan pemain anyar karena hanya mengandalkan striker muda, Septian Satria Bagaskara. Hal tersebut tidak ideal apabila diterapkan di kompetisi mendatang.

Sejatinya Joko Susilo merasa cukup puas pada penampilan anak asuhnya. Hilangnya konsentrasi pemain dan kurang kreatifnya dalam membangun serangan membuat rencana yang sudah dibuat belum berjalan dengan baik di lapangan.

“Jadi perencanaan tim, tidak hanya kita pikirkan programnya. Tapi kita harus melihat semuanya.”

“Kita sampaikan kita butuh satu pemain asing di depan dan lokal,” tutup eks juru taktik Arema FC itu mengakhiri. ***

wwwwww