Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
13 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
14 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
3
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
KOI
14 jam yang lalu
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
4
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
10 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
5
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
10 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
6
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Hukum
11 jam yang lalu
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Home  /  Berita  /  Voli

Hudori Pastikan Tak Ada Barang Impor dalam E-Katalog yang Diproses Kementeriannya

Hudori Pastikan Tak Ada Barang Impor dalam E-Katalog yang Diproses Kementeriannya
Sekjen Kemendagri, Muhammad Hudori dalam suatu kesempatan virtual. (gambar: ist./puspen kemendagri)
Kamis, 17 Juni 2021 09:41 WIB
JAKARTA - Sekjen Kemendagri, Muhammad Hudori, mengungkapkan bahwa E-Katalog yang akan dan sedang diproses di kementerianya ada sekitar 83 paket dengan nilai total sekitar Rp175 miliar. E-Katalog yang berproses itu, diisi dengan barang lokal.

"Di Kemendagri kami laporkan, Insyallah tidak memakai produk impor, kita akan memakai produk dalam negeri," kata Hudori dalam rilis yang dikutip GoNEWS.co, Kamis (17/6/2021).

Sebagai wujud komitmen, penggunaan produk lokal tak hanya diterapkan di internal Kemendagri. Kata Hudori, pihaknya juga mendorong agar pengadaan barang/jasa dalam E-Katalog Pemda (pemerintah daerah) menggunakan produk dalam negeri.

Katalog Elektronik (E-katalog) adalah sistem informasi elektronik yang memuat daftar, jenis, spesifikasi teknis dan harga barang/jasa tertentu dari berbagai penyedia barang/jasa. Dengan penyediaan barang/jasa dalam negeri lewat E-Katalog, diharapkan penggunaan produksi dan barang/jasa dalam negeri semakin meningkat.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Badminton, Nasional, Voli, Ekonomi, DKI Jakarta
wwwwww