Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
20 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
14 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
3
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
17 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
4
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
KOI
14 jam yang lalu
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
5
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
18 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
6
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
21 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Home  /  Berita  /  Kriminal

Tanggap Darurat Covid-19 di DPR, Sekjen Pastikan Infrastruktur Digital Siap Dukung Rapat Penting

Tanggap Darurat Covid-19 di DPR, Sekjen Pastikan Infrastruktur Digital Siap Dukung Rapat Penting
Wakil Ketua Fraksi NasDem DPR RI, Willy Aditya saat memandangi layar virtual dalam suatu rapat. (ilustrasi: dok. ist./willyaditya.com)
Sabtu, 19 Juni 2021 12:20 WIB
JAKARTA - Sekjen DPR RI, Indra Iskandar menyatakan, sesuai arahan pimpinan DPR RI tidak akan ada kegiatan sama sekali di semua komisi yang tidak memiliki agenda rapat penting menyusul terpaparnya beberapa orang oleh virus korona.

Tapi, kata Indra Kepada GoNEWS.co, Sabtu (19/6/2021), untuk komisi yang harus segera memutuskan sesuatu dengan mitranya dipersilahkan mengoptimasi rapat virtual. Maksudnya, rapat dihadiri fisik oleh jajaran pimpinan dan 1 orang perwakilan tiap fraksi, sementara sisa anggota hadir secara virtual.

Indra memastikan, infrastruktur digital pendukung rapat virtual di parlemen dalam keadaan siap dan aman. "Kita sudah membuat infrastruktur digital itu secara baik. Nggak ada masalah. Di beberapa masa sidang kemarin sudah teruji berjalan baik," ujarnya.

Fasilitasi Kesetjenanan DPR RI dalam mendukung optimasi rapat virtual (rapat fisik terbatas) ini, mengingat masih adanya tugas penting parlemen yang harus tuntas di masa sidang saat ini.

"Sampai dengan akhir masa sidang ini kan seluruh pembahasan anggaran kementerian itu harus selesai karena itu siklus. APBN 2022 harus diputuskan dalam masa sidang ini," terang Indra.

Senin mendatang, kata Indra, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan seluruh sekretariat komisi dan alat kelengkapan dewan mengenai situasi tanggap darurat Covid-19 bagi parlemen saat ini. Selain soal rapat dan peniadaan sementara kegiatan di komisi sebagaimana dimaksud, akan dikoordinasikan juga mengenai larangan kunjungan anggota DPR ke luar negeri dan ke daerah di Tanah Air yang terkonfirmasi zona merah.

Rencananya, semua ini akan dievaluasi pada akhir Juni 2021.

Terkait situasi ini, peneliti Formappi, Lucius Karus sempat menyatakan bahwa penting bagi Kesetjenan DPR untuk memastikan infrastruktur digital dalam keadaan siap untuk mendukung rapat-rapat virtual di Senayan. Kesiapan infrastruktur digital yang dimaksud Formappi termasuk memastikan keterbukaan informasi publik tetap terpenuhi; Dokumen-dokumen yang sifatnya bukan rahasia harus cepat tersedia dan mudah untuk diakses; Selain rapat tertutup bisa dengan mudah disaksikan oleh publik.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Badminton, Kriminal, Nasional, DKI Jakarta
wwwwww