Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
19 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
13 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
3
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
15 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
4
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
17 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
5
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
14 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
6
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
12 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Jelang Olimpiade Tokyo 2021

Aflah Fadlan Prawira dan Azzahra Permatahani Wakil dari Renang

Aflah Fadlan Prawira dan Azzahra Permatahani Wakil dari Renang
Aflah Fadlan Prawira.
Minggu, 20 Juni 2021 20:12 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Perenang putra analan Indonesia, Aflah Fadlan Prawira dan perenang putri Azzahra Permatahani menjadi wakil Indonesia yang akan berlaga di Olimpiade Tokyo 2021. Kepastian ini diperoleh setelah  Fadlan dan Azzahra mengumpulkan FINA poin tertinggi, usai seleksi tahap akhir pada Indonesia Olympic Trial (IOT) yang berlangsung di Stadion Akuatik Gelora Bung Karno Jakarta, 19-20 Juni 2021.  .

PB PRSI di bawah kepemimpinan Ketua Umum Anindya N Bakrie, menggelar IOT atas persetujuan FINA (Federasi Renang Dunia), karena para perenang Indonesia tidak bisa mengikuti kompetisi di luar negeri akibat pandemi. Beberapa event kualifikasi dibatalkan seperti Malaysia Open dan Japan open yang hanya boleh diikuti perenang lokal saja.

Pada Indonesia Olympic Trial ini, para perenang diharapkan bisa menembus limit-A maupun limit-B yang ditetapkan FINA. Dari IOT ini pula, bisa terpilih dua perenang Indonesia melalui mekanisme universality atau jatah wild card untuk bisa berlaga di Olimpiade 2021 Tokyo. Dua perenang yang berhak mendapat wild card adalah perenang yang punya FINA poin tertinggi termasuk Kejuaraan Dunia Renang 2019 di Gwangju.

"Event Indonesia Olympic Trial ini untuk mencari siapa wakil Indonesia yang bisa lolos Olimpiade. Untuk Limit-A yang bisa lolos otomatis, belum ada yang menembusnya. Namun untuk jatah universality atau wild card, dalam rapat federasi kita memutuskan untuk mengirim Fadlan dan Azzahra setelah mencermati FINA poin tertinggi," ujar Wakil Ketua Umum II PB PRSI, Reswanda T. Ade.

Fadlan Prawira perenang yang lolos Olimpiade ini mengaku gembira, bisa bertanding di Olimpiade. Fadlan merupakan perenang spesialis jarak jauh dengan spesialisasinya gaya bebas di nomor 400 M, 800 M dan 1500 M serta 400 M gaya ganti.

"Sejak awal berkarir sebagai perenang, terus terang mimpi saya salah satunya adalah bisa berlaga di Olimpiade. Alhamdulillah saya bisa berangkat ke Olimpiade. Di sisa waktu saat ini, saya akan membenahi beberapa kekurangan untuk bisa meningkatkan kemampun sehingga bisa meraih hasil terbaik di Olimpiade," papar Fadlan Prawira.

Azzahra Permatahani.

"Yang pasti senang banget bisa lolos ke Olimpiade Tokyo di usia Azzahra yang masih muda. Saat ini karena pandemi, memang belum bisa mencatat waktu terbaik, namun di sisa waktu akan terus ditingkatkan baik dari tekhnik juga lainnya. Harapannya bisa memecahkan rekornas di Olimpiade pada nomor 200 meter gaya ganti putri," ujar Azzahra Permatahani yang juga perenang andalan Riau di PON Papua 2021. ***

wwwwww