Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
23 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
22 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
3
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
24 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
4
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
20 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
5
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
Non Olympic
22 jam yang lalu
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
6
Denlson Junior Siap Hadapi Laga Panas Lawan Persija
Sepakbola
20 jam yang lalu
Denlson Junior Siap Hadapi Laga Panas Lawan Persija
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Ketua DPD RI Minta Pemda Segera Atur Lokasi Penjualan Hewan Kurban

Ketua DPD RI Minta Pemda Segera Atur Lokasi Penjualan Hewan Kurban
Ketua DPD RI, LaNyalla M Mattaliti. (Foto: Istimewa)
Selasa, 22 Juni 2021 02:00 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Menjelang Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah, Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, meminta pemerintah daerah untuk segera mengatur lokasi penjualan hewan kurban.

Tahun ini, Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah akan dirayakan pada 20 Juli mendatang.

"Pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah sudah semakin dekat, hanya sekitar satu bulan lagi. Oleh karena itu, pemerintah daerah harus segera menyiapkan lokasi bagi pedagang kurban," katanya.

LaNyalla menambahkan, pemerintah daerah harus antisipasi agar pedagang hewan kurban tidak berdagang di sembarang tempat.

"Sebab, karena kotoran hewan kurban bisa mengganggu masyarakat sekitar, selain itu kota pun menjadi terkesan kumuh," katanya.

Ditambahkan LaNyalla, pengaturan lokasi berdagang itu harus disertai dengan penerapan protokol kesehatan (prokes) ketat.

"Pedagang harus diingatkan untuk tidak mengundang kerumunan pada saat masyarakat membeli hewan kurban. Oleh karena itu, harus dibuat peraturan dan harus segera disosialisasikan agar cepat dipahami oleh masyarakat, baik penjual maupun pembeli," tuturnya.

Tidak itu saja, Senator asal Jawa Timur ini juga mengingatkan agar kesehatan hewan kurban terus dipantau.

"Pemda dan pemkot sangat perlu memeriksa kesehatan hewan-hewan kurban tersebut. Dan harus dipastikan hewan-hewan itu sehat, layak untuk dijadikan kurban serta aman untuk dikonsumsi," jelasnya.

LaNyalla berharap, Hari Raya yang dilangsungkan dalam keadaan pandemi Covid-19 tetap berlangsung khidmat.

"Mudah-mudahan pandemi tidak mengurangi kekhidmatan kita dalam merayakannya, serta dapat meningkatkan keimanan, selain itu kita juga mengharapkan semoga pandemi segera berlalu," katanya.***

wwwwww