Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
24 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
18 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
23 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
19 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
5
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
23 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
18 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  Olympic

Viral Anak di Bandung Makamkan Sendiri Ayahnya yang Meninggal Akibat Covid-19

Viral Anak di Bandung Makamkan Sendiri Ayahnya yang Meninggal Akibat Covid-19
Iluastrasi pemakaman. (foto: Istimewa)
Selasa, 22 Juni 2021 18:03 WIB
JAKARTA - Peningkatan kasus Covid-19 di kawasan Bandung Barat semakin mengkhawatirkan. Kondisi ini membuat seorang warga terpaksa melakukan pemakaman ayahnya yang terpapar Covid-19 tanpa protokol kesehatan.

Warga itu melakukannya sendirian tanpa pendamping dari keluarga, mulai dari memandikan, menggali liang kubur, hingga memasukan jenasah ayahnya. Kejadian itu kemudian dibagikan oleh warganet setelah akun Twitter @mbaupeh mempostingnya, Minggu (20/6/2021) lalu.

"Mau cerita nih, aku shock hari ini denger kabar bapaknya temen kakakku meninggal pas isoman (isolasi mandiri) dan dikubur oleh keluarganya sendiri. Aku ceritain tapi maaf klo threadnya berantakan atau ga enakeun bahasa ya," tulisnya dalam cuitan di Twitter.

@mbaupeh menceritakan kejadian itu berawal saat dirinya ditelefon kakaknya yang mengabarkan ayahnya teman kakaknya meninggal. Telefon itu dimaksudkan untuk mengetahui proses pengurusan Covid-19.

Dia sempat menghubungi temannya yang bertugas di Jabar Quick Response dan menelefon ke 112 atau 119, namun tak ada tanggapan. Termasuk menghubungi sejumlah relawan Covid-19 yang juga tak menanggapi kejadian itu.

"Maghribnya kakakku ngabarin kalau temennya nguburin bapaknya sendiri. Dia udah telefon 112 dilempar katanya telpon 119, udah telpon 119 dilempar lagi katanya telpon ke satgas covid kabupaten dia tinggal dan dia enggak dpt nomor satgas, dia juga enggak telpon nomor yayasan yang ku kasih karena terlalu riweuh," tambahnya dalam cuitan.

Dalam proses penguburan itu, temen si kakaknya itu melakukannya sendiri. Ibunya dan beberapa anaknya diketahui terpapar dan tak bisa melakukan proses pemakaman lantaran harus terbaring lemah dan menjalani perawatan di rumah sakit.

Sementara sejumlah tetangga tak berani membantu lantaran ketakutan terpapar covid. "Temennya kakak ku ini ngekost di kota Bandung sedangkan keluarganya di Kab Bandung Barat, jd dia negatif sendiri. Kebayang dong dia mikir cari solusi gimana makamin bapaknya sedangkan ibu dan adiknya juga positif," jelasnya.

Dalam cuitan lanjutannya, @mbaupeh ketakutan kejadian yang dialami teman kakaknya ini mungkin saja terjadi beberapa keluarga yang lain.

"Kejadian ini bikin aku mikir, gimana kalau ternyata banyak keluarga di luar sana yang mengalami hal serupa? Mesti gimana protokol nya kalau udah kayak gini? Mesti ke siapa lapornya? Jujur kadang puskesmas aja enggak sigap, pengalaman dari isoman keluargaku sendiri, mesti gmn Pak? @ridwankamil," katanya sembari memention Gubernur Jawa Barat.

Hingga berita ditulis, cuitan @mbaupeh viral di jejaring media sosial twitter dan telah di sukai 4,5 ribu, direpost 1,8 ribu, dan dikomentari 308 pengguna twitter.

Sementara baik Gubernur Jawa Barat, Pemerintah Provinsi Bandung Barat, dan Satgas Covid-19 Jawa Barat belum memberikan komentarnya terhadap kejadian ini.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Jawa Barat, SEA Games, Olympic
wwwwww