Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
7 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
Metropolitan
16 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
3
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Umum
8 jam yang lalu
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
4
Gibran Tak Penuhi Syarat Wapres Usai Putusan MA, Bola Panas Kini di Tangan Prabowo
Umum
10 jam yang lalu
Gibran Tak Penuhi Syarat Wapres Usai Putusan MA, Bola Panas Kini di Tangan Prabowo
5
‎Pulogebang Terima Apresiasi Rp100 Juta dari PAM JAYA Berkat Perluasan Layanan Air
Metropolitan
23 jam yang lalu
‎Pulogebang Terima Apresiasi Rp100 Juta dari PAM JAYA Berkat Perluasan Layanan Air
6
KPK Geledah PT Djarum Kudus, Dugaan Manipulasi Cukai Belasan Tahun Rugikan Negara Triliunan
Hukum
11 jam yang lalu
KPK Geledah PT Djarum Kudus, Dugaan Manipulasi Cukai Belasan Tahun Rugikan Negara Triliunan
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Ditanya Keberanian Usung Capres Non Muslim, NasDem Jawab Begini...

Ditanya Keberanian Usung Capres Non Muslim, NasDem Jawab Begini...
Ketua DPP NasDem, Willy Aditya dalam webinar 'Mungkinkah Capres Non Muslim Berpeluang Maju di Pilpres 2024?' bersama IPS, Jumat (25/6/2021). (gambar: tangkapan layar)
Jum'at, 25 Juni 2021 16:10 WIB
JAKARTA - Ketua DPP Partai NasDem, Willy Aditya menyatakan, NasDem sudah membuktikan bahwa partainya tak pantang mengusung calon presiden dari kalangan non muslim.

Pernyataan Willy tersebut, menjawab pertanyaan yang mengemuka dalam webinar demokrasi yang berlangsung Jumat (25/6/2021).

"Kalau soal berani, NasDem sudah membuktikan. Siapa yang pertama mendorong Ahok di DKI? NasDem. Dan resikonya luar biasa," ujar Willy menjawab pertanyaan seberapa mungkin konvensi yang digelar NasDem terbuka bagi Capres non muslim.

Sebagai resikonya, kata Willy, suara NasDem jeblok di Aceh padahal Ketum NasDem yakni, Surya Paloh adalah putra Aceh.

Jika bicara politik narasi agama, kata Willy, Rasullullah Muhammad sallallahu 'alaihi wasallam sendiri menjadi pemimpin di Madinah saat Islam adalah minoritas kala itu.

Bagi NasDem, kata Willy, membuka ruang seluas-luasnya dalam kandidasi capres adalah PR demokrasi yang harus dikerjakan. Tapi bukan berarti NasDem menjanjikan akan mengusung Capres non Muslim di 2024, karena ada proses dan telaah politik yang serius dalam menentukan siapa yang diusung.

Dalam webinar yang digelar oleh Indonesia Presidential Studies itu, Willy menyatakan apresiasi karena diskusi politik demokrasi yang dibangun telah mengedepankan pendekatan kualitas (kualitatif approach).

"PR kita bersama melanjutkan proyek kebangsaan kita," ujar Willy.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, Nasional, Metropolitan
wwwwww