Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
24 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
16 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
3
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
17 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
4
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
17 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
5
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
23 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
6
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
22 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Pertikaian di Rapur DPRD Sulsel, Ketua DPD RI: Wakil Rakyat Jangan Arogan

Pertikaian di Rapur DPRD Sulsel, Ketua DPD RI: Wakil Rakyat Jangan Arogan
Ketua DPD RI, LaNyalla M Mattaliti. (Foto: Istimewa)
Jum'at, 25 Juni 2021 15:42 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Rapat Paripurna DPRD yang berujung pertikaian sejumlah anggotanya mendapat perhatian Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. LaNyalla mempertanyakan etika wakil rakyat.

Pertikaian yang berujung nyaris adu jotos terjadi dalam Rapat Paripurna DPRD Sulawesi Selatan di Makassar, Rabu (23/6/2021) lalu. Permasalahan berawal dari protes sejumlah anggota DPRD Sulsel yang tidak setuju pimpinan sidang menyelipkan agenda tambahan dalam rapat paripurna.

Pimpinan DPRD Sulsel yang dimaksud bahkan sampai menggebrak meja saat berdebat dengan salah satu anggota dewan. Pria tersebut juga sempat menyampaikan ‘tidak ada yang saya takuti’ ketika peristiwa terjadi.

"Saya memahami Rapat Paripurna memang sering terjadi dinamika perdebatan. Hanya saja kurang etis bila membanggakan tidak ada yang ditakuti. Wakil rakyat tidak boleh arogan, bahaya sekali untuk demokrasi kita," ungkap LaNyalla, Jumat (25/6/2021).

Senator Jawa Timur itu mengatakan, pimpinan dewan legislatif seharusnya memberi contoh. LaNyalla juga menyayangkan keributan yang terjadi di DPRD Sulsel menjadi perhatian publik.

"Sikap setiap wakil rakyat menentukan marwah dari lembaga tempatnya bernaung. Anggota dewan harus bisa menjaga etika dalam setiap kesempatan karena mata publik tertuju langsung kepada wakil rakyat," tuturnya.

Menurut LaNyalla, perbedaan pandangan seharusnya diselesaikan dengan baik-baik. Tidak dengan cara yang anarkis, ataupun kasar.

"Kita ini menjunjung tinggi musyawarah untuk mufakat sebagai amanat Pancasila sila keempat. Jangan gunakan cara-cara yang mengedepankan emosi, sehingga bisa berbuntut hilangnya kondusivitas. Akhirnya rakyat juga yang akan dirugikan," kata LaNyalla.

Para anggota DPRD Sulsel yang bertikai tersebut pada akhirnya sepakat berdamai. Meski begitu, LaNyalla berharap agar persoalan ini menjadi pelajaran untuk setiap lembaga legislatif.

"Bukan sekali dua kali kita dipertontonkan arogansi para wakil rakyat. Tidak sedikit perkelahian terjadi saat sidang-sidang di lembaga legislatif. Saya harap jangan sampai terjadi lagi. Malu sama rakyat," tutup mantan Ketua Umum PSSI tersebut.***

wwwwww