Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
22 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
17 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
21 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
17 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
5
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
21 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
16 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  Metropolitan

DPR Minta Obat Ivermectin Ditarik Jika Terbukti Ilegal

DPR Minta Obat Ivermectin Ditarik Jika Terbukti Ilegal
Anggota Komisi IX DPR Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Saleh Partaonan Daulay. (foto: Istimewa)
Sabtu, 03 Juli 2021 04:14 WIB
JAKARTA - Anggota Komisi IX DPR Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Saleh Partaonan Daulay meminta kepada pihak berwenang untuk menarik seluruh obat Ivermectin yang diproduksi oleh PT Harsen bila terbukti ilegal dan menggunakan bahan baku serta kemasan yang tidak sesuai ketentuan.

Hal itu ia sampaikan merespons temuan BPOM bahwa PT Harsen memproduksi Ivermectin secara ilegal dengan nama dagang Ivermax 12.

"Kalau benar [Ivermectin produksi] PT Harsen barangnya itu berbahaya kata BPOM, saya dorong agar betul itu dibuktikan secara akademik. Kemudian produk-produk itu ditarik kalau memang terbukti. Makanya pembuktiannya kan penting," kata Saleh, Jumat (2/7/2021).

Saleh meminta kepada BPOM dan PT Harsen untuk bertemu dan melakukan klarifikasi ihwal temuan ini sehingga nantinya ditemukan penjelasan dari kedua pihak secara jelas dan tak simpang siur di tengah masyarakat.

Ia juga meminta kepada PT Harsen secara khusus mengklarifikasi temuan BPOM. Hal itu bertujuan agar memastikan bahwa obat yang diproduksinya aman di pasaran.

"Apalagi ada dugaan mereka menggunakan bahan ilegal dan berbahaya. Kalau ini benar kan berbahaya karena itu perlu ada klarifikasi dari PT Harsen," kata dia.

Selain itu, Saleh juga meminta kepada BPOM melakukan uji klinis terkait penggunaan Ivermectin sebagai obat terapi Covid-19. Menurutnya, uji klinis penting sebagai tolak ukur keabsahan sebuah produk obat aman atau tidak dikonsumsi masyarakat.

"Jangan ini dikatakan ke publik 'berbahaya, obat keras dan sebagainya'. Dia harus clean uji klinis penting. Kan tolak ukurnya bukan asumsi. Tapi harus uji akademik," kata Saleh.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:DKI Jakarta, SEA Games, Metropolitan, Voli, Olympic
wwwwww