Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
17 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
13 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
3
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
14 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
4
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Hukum
19 jam yang lalu
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
5
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
10 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
6
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
10 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Home  /  Berita  /  Olympic

Gatot Geram: Jangan Keras ke Rakyat, Longgar ke TKA!

Gatot Geram: Jangan Keras ke Rakyat, Longgar ke TKA!
Mantan Panglima TNI, Gatot Nurmantyo. (Foto: Istimewa)
Selasa, 06 Juli 2021 20:57 WIB
JAKARTA - Mantan Panglima TNI, Gatot Nurmantyo mengharapkan ketegasan pemerintah dalam penerapkan PPKM Darurat Jawa-Bali. Pemerintah diingatkan tidak pandang bulu.

Pernyataan Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) tersebut berkaitan dengan masuknya 20 TKA China ke Sulawesi Selatan.

"Tidak hanya keras dan ketat kepada warga sendiri, tapi longgar dan abai terhadap pelancong dan TKA yang hingga kini tampak sangat longgar dan leluasa masuk-keluar Indonesia," kata Gatot dalam keterangannya, Selasa (6/7/2021).

Gatot sendiri mendukung kebijakan PPKM Darurat karena kasus Covid-19 dalam sebulan terakhir melonjak. Varian baru Covid-19 juga ditemukan di sejumlah kota besar.

Lonjakan kasus Covid-19 ini tentu membuat tenaga kesehatan kewalahan dan akhirnya pasien tidak tertangani maksimal. Gatot Nurmantyo mengatakan pemerintah harus memahami dan menyiapkan kondisi kegawatdaruratan dalam skenario paling buruk.

Menurutnya, butuh koordinasi, kesolidan yang kompak dan terukur antara pemerintah pusat dan daerah agar penerapan PPKM Darurat ini berjalan dengan baik.

Pemerintah juga harus bisa menjamin ketersediaan sembako bagi masyarakat yang terdampak PPKM Darurat, terutama warga miskin. Gatot menegaskan logistik adalah kunci keberhasilan melewati kondisi darurat.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Badminton, Metropolitan, Voli, Olympic, DKI Jakarta
wwwwww