Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
16 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
10 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
3
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
9 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
4
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
10 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
5
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
10 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
6
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
15 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Pelatnas Berlanjut, Okto: Bukti Pemerintah Fokus Terhadap Pembinaan

Pelatnas Berlanjut, Okto: Bukti Pemerintah Fokus Terhadap Pembinaan
Raja Sapta Oktohari. (Dok. Kemenpora)
Senin, 12 Juli 2021 18:31 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Keputusan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) tetap  melanjutkan pelatnas adalah bukti bahwa pemerintah fokus terhadap pembinaan prestasi olahraga. Apalagi, pelatnas yang sedang berjalan mayoritas cabang olahraga yang masuk SK juga tampil di Asian Games 2022.

Hal itu diungkapkan Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI/NOC Indonesia), Raja Sapta Oktohari kepada wartawan usai Rapat Koordinasi virtual dengan Kemenpora, Senin (12/7/2021).

Rakor yang dipimpin Zainudin Amali tersebut membahas masalah surat NOC Indonesia kepada Kemenpora terkait masalah penundaan SEA Games 2021 Vietnam dan juga pelatnas yang dikirim tanggal 9 Juli 2021.

“Terima kasih kepada Kemenpora sehingga anggota kami bisa terus menyelenggarakan latihan, meskipun ada penundaan SEA Games. Tetap berlanjutnya pelatnas yang digelar induk-induk organiasi itu sebagai bukti bahwa pemerintah fokus terhadap pembinaan prestasi," kata Raja Sapta Oktohari yang akrab dipanggil Okto.

"Saat ini, kami masih menunggu kapan SEA Games dan ASEAN Para Games sehingga jika tahun depan tetap diadakan maka SEA Games menjadi sasaran antara menuju Olimpiade sebagai sasaran utama,” kata Okto.

Selain memutuskan tetap melajutkan pelatnas, Kemenpora juga memastikan Indonesia akan tampil pada SEA Games Vietnam 2021 dan menerima keputusan SEAGF soal penundaan SEA Games 2021 Vietnam.

Kata Menpora Zainudin Amali, alasan tuan rumah menunda SEA Games 2021 bisa diterima. Terlebih, pertimbangan utamanya adalah meningkatnya kasus Covid-19 di Asia Tenggara dalam beberapa bulan terakhir.

Tercatat 20 cabang olahraga+1 NPC yang menjalani pelatnas dengan bantuan dana pemerintah untuk Peningkatan Prestasi Olahraga Nasional. Cabor tersebut seperti, angkat besi, bulu tangkis, tenis, wushu, atletik, balap sepeda, voli pantai, dayung (kano dan rowing), karate, menembak. Kemudian, panahan, catur, senam artistik, judo, renang, sepak bola, taekwondo, pencak silat, boling, dan surfing.

Amali menjelaskan, 18 dari 20 cabang olahraga tersebut juga dipertandingkan di Asian Games 2022 Hangzhou. Dua lainnya, yaitu pencak silat dan boling dipertandingkan di AIMAG 2022.

"Kami meminta NOC Indonesia tetap stand by apabila SEA Games jadi dan menginformasikan kepada Kemenpora kapan waktu pelaksanannya. Yang jelas, pelatnas tetap berlangsung.”

SEAGF masih menunggu keputusan panitia penyelenggara SEA Games Vietnam 2021. Rapat lanjutan rencananya akan berlangsung setelah Olimpiade 2020 Tokyo. ***

wwwwww