Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
13 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
12 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
19 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
4
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
Internasional
12 jam yang lalu
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
5
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
Umum
11 jam yang lalu
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
6
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
11 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Home  /  Berita  /  Nusantara

Setuju Kompleks Parlemen Jadi RS Corona, Wakil Ketua DPD: Gedung Ini Milik Rakyat

Setuju Kompleks Parlemen Jadi RS Corona, Wakil Ketua DPD: Gedung Ini Milik Rakyat
Wakil Ketua DPD RI, Sultan Bachtiar Najamudin. (Foto: Istimewa)
Senin, 12 Juli 2021 22:16 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Lonjakan kasus positif COVID-10 membuat sejumlah rumah sakit penuh dan tak sanggup lagi menangani pasien baru COVID-19. Muncul wacana kompleks parlemen menjadi RS Darurat COVID-19 (RSDC).

Wakil Ketua DPD, Sultan B Najamudin, mendukung wacana itu. Sebab, menurutnya keselamatan rakyat adalah hal yang utama.

"Semua pihak, semua kemampuan, semua sumber daya, semua potensi dan semua fasilitas yang kita miliki wajib kita fungsikan dalam melawan Pandemi COVID-19," kata Sultan, Senin (12/7).

Sultan yakin, semua pihak di lingkungan internal kompleks parlemen (MPR/DPR/DPD RI) pasti mendukung jika hal ini diberlakukan. Ditegaskan Sultan, pimpinan DPD RI akan segera berkoordinasi kepada Ketua DPR bersama ketua MPR.

"Saya akan segera berkoordinasi kepada pimpinan DPR dan MPR mengenai hal ini. Dan saya juga sangat yakin seluruh anggota parlemen, khususnya DPD RI pasti sangat mendukung wacana ini," beber senator asal Bengkulu ini.

"Kita semua menyadari bahwa gedung beserta seluruh fasilitas yang ada di sana merupakan milik rakyat. Jadi memang seharusnya digunakan untuk kepentingan rakyat."- Sultan B Najamudin

Lebih lanjut, menurut Sultan, saat ini kondisi rumah sakit sudah over kapasitas, sementara tiap detik jumlah pasien terinfeksi terus bertambah. Dan hal ini tentu sangat berpengaruh secara langsung terhadap keselamatan pasien.

"Saya berharap agar bisa disegerakan bagaimana kompleks parlemen Senayan dapat dialihfungsikan menjadi rumah sakit darurat khusus COVID-19. Sebab kasus infeksi bahkan sampai menyebabkan kematian kita saat ini sangat tinggi, dan salah satu penyebabnya adalah tidak tertampungnya mereka (pasien terinfeksi) untuk dapat dirawat dirumah sakit dan mendapatkan penanganan khusus," urai Sultan.

Disinggung masalah prasyarat yang harus dipenuhi agar gedung parlemen dapat menjadi Rumah Sakit, Sultan menyampaikan bahwa dalam keadaan darurat tidak bisa menggunakan standar maksimum yang ideal.

"Saya kira kompleks parlemen sudah sangat layak dan representatif untuk dijadikan Rumah Sakit penanganan COVID-19, apalagi dalam situasi darurat seperti pada saat ini. Jika hal ini telah disetujui Kemenkes, tinggal lagi selanjutnya diatur penguatan hal-hal teknis dan non teknis lainnya agar bisa dijalankan optimal," tutup mantan Wagub Bengkulu ini.

Sebelumnya, Ketua MPR sudah menyatakan setuju kompleks Parlemen dipakai sebagai RS Darurat, sejumlah Politikus di Senayan juga telah menyatakan persetujuannya.***

wwwwww