Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
19 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
12 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
3
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
12 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
4
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
13 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
5
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
13 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
6
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
18 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Home  /  Berita  /  Sepakbola
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020

Taufik Hidayat Kagumi Herry Kane dan Federico Chiesa

Taufik Hidayat Kagumi Herry Kane dan Federico Chiesa
Selasa, 13 Juli 2021 13:39 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Gelaran Euro 2020 yang digelar mulai pertengahan Juni kemarin resmi berakhir. Tim Nasional Italia resmi menjadi kampiun usai menundukkan Inggris melalui drama adu penalti. Kiper Italia, Gianluigi Donnarumma menjadi pahlawan usai mampu menepis tendangan Bukayo Saka.

Tentunya aksi bintang Eropa tersebut banyak menjadi pelajaran bagi para pemain Liga 1. Salah satunya striker Persija Jakarta, Taufik Hidayat. Taufik sendiri menilai Euro 2020 tak sekadar hiburan bagi dirinya yang berprofesi sebagai pesepak bola profesional. Ia turut mengambil pelajaran dari adu kemampuan pemain-pemain terbaik Eropa.

“Saya banyak belajar dari pemain top tersebut, terutama yang satu posisi dengan saya,” ungkap Taufik.

Beberapa pemain yang disorot Taufik, antara lain, penyerang tim nasional Inggris, Harry Kane. Pesepak bola 21 tahun itu belajar perihal menempatkan posisi kala bermain, ihwal mendistribusikan bola, atau penyelesaian akhir dari Kane.

Adapula penyerang sayap Italia Federico Chiesa. Dari pemain Juventus tersebut, Taufik belajar soal pentingnya kerja keras kala bermain. “Spirit dia (Chiesa) kan luar biasa. Hal itu juga menjadi catatan untuk saya pribadi,” pungkas Taufik.

“Semoga saya dapat terus memperbaiki diri sehingga bisa membantu Persija meraih juara.”

Taufik mendapatkan menit bermain ke tim utama Persija pada akhir 2019. Sejauh ini, ia telah membantu tim meraih trofi turnamen pra musim Piala Menpora 2021, bahkan mencetak gol di laga final melawan Persib Bandung. ***

wwwwww