Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
15 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
9 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
3
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
10 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
4
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
15 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
5
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
9 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
6
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
9 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Home  /  Berita  /  Voli

Sosialisasi Selesai, Mulai Besok Pelanggar PPKM Darurat di Medan Ditindak

Sosialisasi Selesai, Mulai Besok Pelanggar PPKM Darurat di Medan Ditindak
Wali Kota Medan Bobby Afif Nasution. (Foto: Istimewa)
Rabu, 14 Juli 2021 14:45 WIB

MEDAN - Wali Kota Medan Bobby Afif Nasution mengatakan hari ini adalah hari terakhir sosialisasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Kota Medan.

Bobby mengatakan mulai besok akan diberikan tindakan tegas bagi pelanggar PPKM Darurat. "Saya informasikan hari ini hari terakhir kita sosialisasi. Hari-hari ke depannya ini akan tindakan lebih tegas di lapangan oleh teman-teman di lapangan," kata Bobby saat ditemui di SMP Negeri 11 Medan, Rabu (14/7/2021).

Bobby menjelaskan dalam pelaksanaan PPKM Darurat ini pihaknya mendapatkan bantuan pasukan dari Provinsi Sumut. Dia berterima kasih kepada Gubernur Sumut Edy Rahmayadi dan seluruh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah tingkat Sumut.

Bobby mengatakan pelaksanaan PPKM Darurat ini dilakukan untuk meningkatkan disiplin masyarakat. Dia mengajak masyarakat menerapkan protokol kesehatan (prokes) 5M demi menekan risiko penularan COVID-19.

Prokes 5M yang dimaksudnya ialah memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi dan interaksi.

"Tentunya ini akan membuat masyarakat Kota Medan lebih disiplin lagi ke depannya. Yang penting dalam PPKM Darurat ini 5M, ini benar-benar kita ciptakan," tuturnya.

Bobby mengatakan petugas di lapangan sudah dibekali pengetahuan tentang kelompok yang masuk kategori kritikal hingga non-esensial. Meski sempat terjadi kesalahan, pengelompokan warga untuk PPKM Darurat ini sudah siap diterapkan besok.

"Kemarin kami akui ada penempatan kelas yang terjadi miskomunikasi antara kritikal dan esensial. Ini sudah kami perbaiki, sudah kita jelaskan juga dengan teman-teman di lapangan," ucap Bobby.

Bobby mengatakan di Kota Medan mengalami peningkatan jumlah kasus positif Corona. Hal ini karena semakin banyaknya tes swab yang dilakukan.

"Hal ini bertambah sejalan dengan jumlah testing yang kami lakukan. Kota Medan saja hampir 2.000-an yang dilakukan," ucap Bobby.

Meski ada peningkatan kasus, Bobby mengatakan positivity rate kasus Corona di Medan menurun. Namun dia meminta agar hal ini tidak malah membuat masyarakat kendor menerapkan prokes

"Positivity rate kita di Medan turun 2 persen. Dari 30,01 (persen), sekarang 28 persenan. Ini berarti, walaupun meningkat, namun indikatornya positivity rate, jumlah testing dan jumlah positif berkurang. Namun ini tidak boleh dianggap main-main," jelasnya.


Bobby kemudian menjelaskan tingkat kepatuhan warga saat pelaksanaan sosialisasi PPKM Darurat sudah baik. Hal ini dibuktikan dengan mobilitas masyarakat di Kota Medan yang berkurang.

"Hari Senin kemarin tingkat mobilitas masih sangat tinggi, masih ramai. Hari Selasa pengurangannya drastis, hari ini lebih baik lagi," paparnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:DKI Jakarta, Metropolitan, Voli, Olympic
wwwwww