Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
19 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
12 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
11 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
4
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
19 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
5
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
12 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
6
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
12 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Home  /  Berita  /  Voli

Wali kota Banjarmasin Kaget Daerahnya Masuk PPKM Level 4

Wali kota Banjarmasin Kaget Daerahnya Masuk PPKM Level 4
Wali Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Ibnu Sina. (Foto: Istimewa)
Minggu, 25 Juli 2021 05:17 WIB
BANJARMASIN - Wali Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Ibnu Sina mengaku kaget daerahnya masuk kabupaten/kota yang harus menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4.

Pasalnya, Kota Banjarmasin pada 21 Juli baru masuk PPKM level 2, hingga Jumat (23/7) secara tiba-tiba langsung meloncat ke PPKM level 4 seperti diterapkan pada daerah Pulau Jawa dan Bali.

Menurut Ibnu Sina, Kota Banjarmasin masuk 37 kabupaten/kota pada 19 provinsi di luar Jawa dan Bali diharuskan menerapkan PPKM level 4. Hal itu sudah diputuskan pada rapat koordinasi evaluasi dan penerapan PPKM level 4 di luar Jawa-Bali oleh Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN). "Ya sudah divonis begitu, ya mau gimana lagi," ujar Ibnu Sina seperti dilansir dari Antara, Sabtu (24/7).

Untuk menindaklanjuti keputusan itu, Ibnu Sina menyatakan, pemerintah kota akan melakukan evaluasi terlebih dahulu untuk melakukan tahap persiapan dalam penerapan PPKM level 4 sejak 26 Juli hingga 8 Agustus.

"Salah satunya adalah angka kenaikan penularan dan kapasitas rumah sakit. Memang kita harus bekerja keras lagi. Kalau bisa kapasitas rumah sakit ditambah lagi agar bisa turun ke level 3," tutur Ibnu Sina.

Meski demikian, kata dia, langkah pertama yang akan dilakukan pihaknya terlebih dahulu adalah sosialisasi kepada masyarakat terkait penerapan PPKM level 4. "Hari pertama mungkin kita laksanakan secara persuasif dulu, sambil sosialisasi, tidak serta merta standar pelaksanaan PPKM level 4," ujar Ibnu Sina.

Dia pun berharap, masyarakat tidak langsung terkejut dengan kondisi itu. Sebab, PPKM level 4 itu sama halnya PPKM darurat, semua akan sangat dibatasi.

PPKM level 4 mengharuskan pelaksanaan kegiatan belajar mengajar baik di sekolah, perguruan tinggi, akademi, tempat pendidikan, atau pelatihan tidak boleh ada tatap muka lagi. Selain itu, tempat hiburan baik mal hingga objek wisata ditutup, hanya pasar kebutuhan bahan pokok yang boleh buka dengan batasan waktu tertentu. Kemudian pelaksanaan kegiatan sektor non esensial diberlakukan 100 persen work from home (WFH).***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Kalimantan Timur, Voli, Olympic
wwwwww