Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
19 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
18 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
12 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
4
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
12 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
5
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
12 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
6
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
17 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Indonesia Basketball League (IBL) 2022

Pelatih Baru Bima Perkasa Akan Datang September 2021

Pelatih Baru Bima Perkasa Akan Datang September 2021
Senin, 26 Juli 2021 23:00 WIB
Penulis: Azhari Nasution
YOGYAKARTA - Menghadapi Indonesia Basketball League (IBL) musim depan, Presiden KAI Bima Perkasa Jogja, Edy Wibowo, memastikan pelatih baru akan datang pada September 2021. Namun, Edy belum memberitahu siapa nakhoda anyar itu.

Pembentukan tim juga akan dimulai pada September 2021. Persiapan dilakukan pada bulan tersebut untuk menyambut turnamen pra musim.

“Tapi kita akan pastikan rekrut pelatih baru sekalian untuk ikut turnamen pramusim atau Piala Presiden yang rencananya bulan November 2021 nanti, jadi kalau sesuai rencana penentuan head coach dan pembentukan tim kita agendakan di bulan September sambil lihat situasi terkini Covid-19,” ujar Edy.

KAI Bima Perkasa Jogja akan melakukan evaluasi pada turnamen pra musim. Bila tak sesuai ekspektasi, ada pemain yang akan dicoret.

“Jadi kita evaluasi kinerja mereka di preseason, yang bagus pasti kita lanjut, yangg kurang bagus kita ganti," tutur Edy. ***

wwwwww