Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
17 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
14 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
3
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
13 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
4
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Hukum
19 jam yang lalu
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
5
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
9 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
6
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
9 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Home  /  Berita  /  Voli

Di Tangerang, Tito Minta Dunia Usaha Bantu Masyarakat Terdampak Pandemi

Di Tangerang, Tito Minta Dunia Usaha Bantu Masyarakat Terdampak Pandemi
Mendagri Muhammad Tito saat meninjau penanganan pandemi di Kabupaten Tangerang, Banten, Senin (26/7/2021). (foto: ist./puspen kemendagri)
Selasa, 27 Juli 2021 15:32 WIB
TANGERANG - Mendagri Muhammad Tito mengajak dunia usaha untuk mengalokasikan CSR (corporate social responsibility) bagi masyarakat terdampak pandemi Covid-19.

Hal tersebut disampaikan Tito saat meninjau penanganan pandemi di Kabupaten Tangerang, Banten, Senin (26/7/2021), kemarin.

"Pada kesempatan yang baik ini tolong lah kepada teman-teman dunia usaha atau yang mampu, sekarang lah kita semangat gotong royong membantu masyarakat yang terdampak," ujar Mendagri sebagaimana dikutip GoNEWS.co dari keterangan Puspen Kemendagri, Selasa.

Tito menuturkan, beberapa daerah telah menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak pandemi melalui Baznas. Hal serupa juga bisa dilakukan dengan memanfaatkan CSR yang dialokasikan oleh perusahaan, menurut Tito.

"Apalagi aturan pertanggungjawaban penggunaan dana Baznas maupun CSR dinilai tidak seketat menggunakan sumber pendanaan dari APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah)," kata Tito.

Dalam kesempatan tersebut, Tito juga mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Tangerang yang telah mampu memanfaatkan sumber pendanaan di luar APBD berupa penggunaan CSR dari berbagai perusahaan untuk membantu masyarakat Kabupaten Tangerang.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Banten, Voli, PON
wwwwww