Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
20 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
16 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
3
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
17 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
4
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
12 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
5
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
12 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
6
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
12 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  Kriminal

DPR: Jaga Kepercayaan, Jangan Sampai Rakyat Bilang 'Ah' soal Covid-19

DPR: Jaga Kepercayaan, Jangan Sampai Rakyat Bilang Ah soal Covid-19
Ketua DPR RI, Puan Maharani di ruang kerjanya. (foto: ist./dpr ri)
Selasa, 27 Juli 2021 15:10 WIB
JAKARTA - Ketua DPR RI, Puan Maharani mengingatkan pemerintah untuk menjaga kepercayaan rakyat terhadap kebijakan yang ditetapkan terkait penanganan pandemi Covid-19.

Dalam rilis yang diterima GoNEWS.co, Selasa (27/7/2021), Puan mengatakan, perubahan atau penyesuaian kebijakan yang kerap kali dilakukan pemerintah terkait kebijakan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) misalnya, harus sebisa mungkin mencegah terjadinya penurunan kepercayaan rakyat.

"Bangun kepercayaan masyarakat mulai dari prosesnya, sampai masyarakat akhirnya merasakan langsung dampak positif dari kebijakan tersebut," kata Puan.

Dalam kebijakan PPKM Level 4 yang disesuaikan misalnya, jelas Puan, "(Kebijakan ini, red) jangan sampai dicederai oleh hal-hal yang kontraprodukif dalam prosesnya. Misalnya, penurunan jumlah testing (tes Covid-19, red)".

"Kalau jumlah kasus harian turun, tapi jumlah testing (tes Covid-19, red) turun, masyarakat mungkin akan bilang 'Ah kasus turun karena testing-nya diturunkan'" ujar Puan.

Karenanya, kata Puan, meski PPKM mengalami penyesuaian, testing (tes Covid-19, red) harus ditingkatkan di daerah level 4 dan zona merah. Paralel, pengawasan tes di tiap daerah juga harus ditingkatkan.

Selain itu, kata Puan, membangun kepercayaan juga bisa dilakukan pemerintah lewat pelibatan rakyat, misalnya lewat program-program pemberdayaan rakyat seperti dapur umum dan bantuan untuk rakyat yang sedang isolasi mandiri.

Pelibatan rakyat, menurut Puan, akan membentuk paradigma bahwa pandemi ini bukan hanya masalah pemerintah, tetapi masalah bersama.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, Kriminal, Nasional, Voli
wwwwww