Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
13 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
12 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
3
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
7 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
4
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
7 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
5
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
Hukum
8 jam yang lalu
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
6
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
7 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Home  /  Berita  /  Voli

Disebut Angka Kematian Covid Solo Tinggi, Gibran: Data Pak Luhut Salah Tuh

Disebut Angka Kematian Covid Solo Tinggi, Gibran: Data Pak Luhut Salah Tuh
Walikota Solo, Gibran Rakabuming Raka. (Foto: Istimewa)
Sabtu, 31 Juli 2021 20:57 WIB

SOLO - Data angka kematian yang dihimpun pemerintah pusat untuk Kota Solo direspon Gibran Rakabuming Raka selaku pimpinan daerah tersebut.

Wali Kota Solo itu membantah pemaparan Koordinator PPKM Level 4 dan Level 3 Pulau Jawa-Bali, Luhut Binsar Pandjaitan dalam rapat terbatas pada Kamis (29/7)

Berdasarkan data Covid-19 Solo hingga Sabtu ini (31/7), jumlah warga Solo yang meninggal dunia tercatat ada sebanyak 914 orang.

Pada Kamis lalu, Luhut menyinggung perihal angka kematian Solo yang tinggi saat angkanya masih sebanyak 877 kasus. "Sudah saya jelaskan. Yang jelas, jumlahnya itu tidak setinggi yang dipaparkan oleh Pak Luhut," ujar Gibran dikutip Sabtu (31/7).

Gibran mengakui bahwa angka kematian Covid-19 di Solo tingi, hanya saja mereka yang wafat bukan hanya berasal dari Solo. "Angka kematiannya tinggi tapi pasiennya bukan dari Solo semua, itu lho. BOR (bed occupancy rate) tinggi tapi pasien bukan dari Solo semua. Sudah saya jelaskan data-datanya seperti apa," paparnya.

Maka adari itu, putra sulung Presiden Joko Widodo ini menegaskan bahwa data yang disampaikan Luhut tidak benar sepenuhnya. "Data yang disampaikan Pak Luhut salah. Kemarin sudah datang timnya Pak Luhut dan sudah diberi penjelasan," tegas Gibran. ***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Jawa Tengah, DKI Jakarta, Voli, Olympic
wwwwww