Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
24 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
17 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
3
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
19 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
4
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
21 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
5
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
16 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
6
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
19 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Olimpiade 2020 Tokyo

Luar Biasa, Greysia/Apriyani Wujudkan Penantian Panjang

Luar Biasa, Greysia/Apriyani Wujudkan Penantian Panjang
Greysia/Apriyani. (NOC Indonesia)
Senin, 02 Agustus 2021 14:30 WIB
Penulis: Azhari Nasution
TOKYO - Luar bisa. Hanya kalimat itu yang bisa disematkan kepada  pasangan ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu yang sukses mempersembahkan medali emas pertama bagi Kontingen Indonesia di Olimiade 2020 Tokyo.

Dalam laga final yang dihelat di Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo, Senin (2/8/2021), Greysia/Apriyani berhasil mengubur impian wakil China Chen Qing Chen/Jia Yi Fan dengan skor 21-19 dan 21-15.

Raihan medali emas ini menjadi catatan sejarah tersendiri bagi dunia bulu tangkis Indonesia. Bukan hanya mempertahankan perolehan medali emas di Olimpiade 2016 Rio de Janeiro, tetapi Greysia/Apriyani mampu menjawab penantian panjang dan tercatat sebagai ganda putri Indonesia pertama yang meraih emas sejak keikutsertaan di Olimpiade.

Pasokan medali emas dri Greysia/Apriyani ini juga mengangkat posisi peringkat Indonesia ke peringkat 34 dunia. Dan, kita masih punya peluang tambahan medali dari lifter angkat putri Nurul Akmal yang akan tampil di kelas +83kg putri dan Anthony Ginting yang akan bertarung dengan wakil dari Guatemala, Kevin Gordon. ***

wwwwww