Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
18 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
15 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
3
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
15 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
4
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
12 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
5
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
KOI
12 jam yang lalu
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
6
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
19 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Home  /  Berita  /  PON

Ada Efisiensi di Pengecatan Pesawat Kepresidenan, Kata Faldo

Ada Efisiensi di Pengecatan Pesawat Kepresidenan, Kata Faldo
Stafsus Mensesneg RI, Faldo Maldini. (foto: dok. ist.)
Selasa, 03 Agustus 2021 17:49 WIB
JAKARTA - Stafsus Mensesneg RI, Faldo Maldini menjelaskan, ada efisiensi di pengecatan pesawat kepresidenan yang menjadi sorotan saat ini.

Dalam penjelasannya, Faldo memaparkan, pengecatan pesawat kepresidenan tersebut merupakan rencana sejak 2019. Kala itu, untuk menyambut hari Kemerdekaan RI ke-75. Namun, kala itu, pesawat urung dicat lantaran jadwal servis Pesawat BJJ 2 yang menjadi unit pesawat kepresidenan, sesuai rekomendasi pabriknya jatuh pada 2021. "Tadinya, itu satu paket sama beberapa armada lain yang sudah datang waktunya," ujarnya.

Saat ini, sesuai jadwal servis tersebut, ketika pengecatan dilakukan sekalian, "Justru biar lebih efisien," jelas Faldo kepada GoNEWS.co, Selasa (3/8/2021).

Lebih jauh, Faldo menjelaskan, anggaran saat ini sudah fokus pada pandeminsesuai dengan aturan dan ketentuan Kementerian Keuangan RI. "Rencana ini tentunya sudah ada juga di dalam APBN. Jadi, ya harus dilaksanakan," ujarnya.

Pemerintah pun percaya pada kualitas industri dalam negeri yang mengerjakan pengecatan ini. Di kala pandemi, kala Faldo, belanja pemerintah dapat mendorong geliat sektor usaha, apalagi industri penerbangan yang sangat terdampak pandemi.

Sebelumnya, di media sosial beredar foto pesawat presiden baru dicat ulang. Foto tersebut disertai keterangan bahwa biaya pengecatan mencapai Rp1,4 miliar hingga Rp1,9 miliar.

Tidak hanya pesawat Kepresidenan RI, helikopter khusus presiden pun dikabarkan turut mendapat pengecatan baru. Dalam unggahan tersebut, tampak pesawat Kepresidenan yang telah dicat merah putih bersanding dengan helikopter kepresidenan yang dicat dengan warna senada.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, Nasional, Voli, PON
wwwwww