Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
17 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
14 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
3
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
15 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
4
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
11 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
5
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
19 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
6
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
KOI
11 jam yang lalu
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
Home  /  Berita  /  Nasional

Audit Keuangan BAZNAS 2020 Raih WTP

Audit Keuangan BAZNAS 2020 Raih WTP
Ketua Baznas RI, Prof. Dr. Noor Achmad (kiri) saat menerima simbolis hasil audit dari Managing Partner KAP AR Utomo, Ahmad Toha (kanan) dalam sebuah webinar, Selasa (3/8/2021). (gambar: tangkapan layar/www.gonews.co)
Selasa, 03 Agustus 2021 18:00 WIB
JAKARTA - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI kembali berhasil meraih opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) atas laporan keuangan tahun 2020. Proses audit laporan keuangan BAZNAS ini dapat diselesaikan di tengah sulitnya proses pelaksanaan teknis akibat pandemi Covid-19 dan PPKM.

Penyerahan hasil audit laporan keuangan Baznas RI ini dihadiri oleh Ketua Baznas RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad M.A., Managing Partner KAP (Kantor Akuntan Publik) AR Utomo, Ahmad Toha dan dimoderatori oleh Direktur Utama Baznas RI, Arifin Purwakananta yang digelar melalui zoom meeting, Selasa (3/8/2021).

Opini WTP dalam audit laporan keuangan Baznas RI oleh KAP ini telah diraih sejak Baznas RI didirikan pada tahun 2001 hingga laporan Tahun 2020 ini. Opini WTP merupakan yang tertinggi dalam audit laporan keuangan dari auditor independen KAP.

Turut hadir dalam penyerahan audit laporan, Wakil Ketua Baznas RI, M. Mahdum, Pimpinan Baznas RI, Dr. Zainulbahar Noor, SE, MEc, Ir M Nadratuzzaman Hosen, MS, M.Sc, Saidah Sakwan, MA, Kolonel (Purn) Drs. Nur Chamdani, Rizaludin Kurniawan, M.Si, KH Achmad Sudrajat, Lc, MA, Direktur Operasi Baznas RI, Wahyu TT Kuncahyo serta Sekretaris Baznas RI, Dr H Ahmad Zayadi, M.Pd.

Proses Audit membutuhkan waktu yang lebih panjang dari audit tahun-tahun sebelumnya. Pasalnya sejumlah kunjungan tim auditor ke titik pendistribusian dan pengelolaan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) harus dilakukan dengan ekstra hati-hati, karena saat proses audit, bersamaan dengan tingginya angka penularan Covid-19.

"Kami telah mengaudit dengan seksama dan menyatakan laporan keuangan Baznas RI 2021 dibuat atau disajikan dengan wajar," ujar Managing Partner KAP AR Utomo, Ahmad Toha dalam konferensi pers, Selasa.

Sementara itu, Ketua Baznas RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad M.A, menyampaikan rasa syukurnya Baznas RI mampu meraih kembali predikat yang sama seperti yang telah didapatkan di tahun sebelumnya.

Opini WTP dalam laporan keuangan Baznas RI menjadi bukti pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dihimpun BAZNAS telah menjalankan sesuai aturan dan regulasi penilaian standar keuangan di Indonesia.

“Alhamdulillah melalui kerja keras dan kerjasama yang baik dari para Pimpinan Baznas RI, jajaran Direksi, Sekretaris dan seluruh amil dan amilat Baznas di berbagai lini, kita mampu mengulang prestasi yang sama melanjutkan Opini Wajar Tanpa Pengecualian dalam laporan keuangan Baznas RI 2021," ujar Prof. Noor.

Prof Noor menegaskan, Baznas RI memiliki komitmen untuk selalu menjalankan prinsip kehati-hatian dan disiplin mengikuti aturan dalam pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS).

"Opini ini tentunya menjadi motivasi Baznas RI untuk menjaga akuntabilitas dan transparansi keuangan kepada masyarakat utamanya dalam memberikan pelayanan yang terbaik bagi muzaki maupun mustahik," kata Prof Noor.

Menurut Prof. Noor, pencapaian ini harus terus selalu menjadi pegangan Baznas RI untuk menjaga kepercayaan publik kepada Baznas RI sebagai pengelola Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang kredibel menjalankan amanah.

"Kami juga terus mendorong Baznas RI di tingkat provinsi dan kabupaten atau kota serta Lembaga Amil Zakat (LAZ) di seluruh Indonesia, untuk menerapkan pengelolaan keuangan yang tertib sesuai dengan aturan," tambahnya.

Adapun Direktur Operasi Baznas RI, Wahyu TT Kuncahyo menjelaskan, Baznas RI telah menyajikan laporan sesuai dengan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 109. Tolok ukur itu menjadi standar akuntansi pengelolaan zakat di Indonesia.

"Perolehan Opini Wajar Tanpa Pengecualian ini diibaratkan jika dalam ujian sekolah itu nilanya tinggi, yakni Nilai A. Alhamdulillah dengan hasil laporan audit ini, tentunya dapat meningkatkan rasa kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat di Baznas RI," ungkapnya.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Sumber:Rilis
Kategori:DKI Jakarta, Nasional, Voli, Ekonomi
wwwwww