Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
17 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
14 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
3
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
14 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
4
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
18 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
5
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
10 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
6
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
KOI
11 jam yang lalu
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Tanah, Rumah, dan 5 Ekor Sapi Sudah Menunggu Apriyani di Konawe

Tanah, Rumah, dan 5 Ekor Sapi Sudah Menunggu Apriyani di Konawe
Apriyani Rahayu/Greysia Polii. (Foto: Istimewa)
Selasa, 03 Agustus 2021 18:59 WIB

JAKARTA - Kesuksesan pasangan ganda putri Indonesia, Apriyani Rahayu/Greysia Polii, menyabet medali emas Olimpiade Tokyo 2020 disambut antusias masyarakat tanah air.

Khususnya masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, tanah kelahiran Apriyani Rahayu. Sejumlah hadiah pun sudah menunggu Apriyani di Konawe.

Sebidang tanah dan rumah di Konawe dipastikan akan jadi hak milik atlet 23 tahun tersebut. Ini merupakan apresiasi Pemerintah Kabupaten Konawe atas prestasi Apriyani yang telah mengharumkan Indonesia di internasional.

"Atas nama pemerintah saya ucapkan selamat kepada Apriani Rahayu. Kami bangga dan terharu karena ia telah membawa harum nama Indonesia khususnya Kabupaten Konawe," ujar Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa, Senin (2/8).

Tak hanya itu, Kery juga akan memberikan tambahan lima ekor sapi untuk Apriyani, yang berasal dari dana pribadinya. Selain dari Pemkab Konawe dan Bupati Kery, bonus lain pun sudah menunggu Apriyani. Di antaranya yang sudah disiapkan oleh Gubernur Sultra, Ali Mazi.

"Tentu ini menjadi catatan tinta emas karena berhasil menjadi ganda putri Indonesia pertama yang meraih emas Olimpiade," kata Ali Mazi melalui keterangan pers Dinas Kominfo Sultra.

"Untuk hadiah tentu masih rahasia dengan harapan agar atlet kebanggaan kita Apriyani Rahayu mendapatkan apresiasi, yang tidak hanya berupa ucapan saja namun juga dalam bentuk peningkatan kesejahteraan dari pihak-pihak terkait dan berkompeten," tutur Ali Mazi.

Gresyia/Apriyani mempertahankan tradisi emas yang disumbangkan bulutangkis dalam setiap Olimpiade. Pasangan ganda berbeda 10 tahun ini menang dua gim langsung 21-19, 21-15 atas ganda putri China, Chen Qingchen/Jia Yifan dalam perebutan emas bulutangkis ganda putri Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sport Plaza, Senin (2/8). Capaiannya itu menjadi medali emas pertama dan satu-satunya bagi kontingen Indonesia di Olimpiade Tokyo.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Sulawesi Selatan, DKI Jakarta, Non Olympic, Olympic
wwwwww