Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
12 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Umum
14 jam yang lalu
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
3
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
9 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
4
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
Metropolitan
21 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
5
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
7 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
6
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
7 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
Home  /  Berita  /  Umum

Banyak yang Putus Kuliah, Baznas Hapus Uang Saku dalam Program Beasiswa Cendikia

Banyak yang Putus Kuliah, Baznas Hapus Uang Saku dalam Program Beasiswa Cendikia
Pimpinan Baznas RI, Saidah Sakwan (kiri bawah) dalam peluncuran Beasiswa Cendikia Baznas 2021 secara virtual, Senin (16/8/2021). (foto: tangkapan layar/www.gonews.co)
Senin, 16 Agustus 2021 15:23 WIB
JAKARTA - Pimpinan Baznas RI, Saidah Sakwan mengungkapkan, uang saku dalam komponen manfaat program Beasiswa Cendikia Baznas 2021 terpaksa harus dihapus demi memperluas jumlah mahasiswa penerima.

"Penghapusan uang saku karena direalokasi untuk menambah jumlah kepesertaan," kata Saidah dalam peluncuran Beasiswa Cendikia Baznas 2021 secara virtual yang disaksikan GoNEWS.co, Senin (16/8/2021).

Dalam acara yang sama, Kepala Lembaga Beasiswa Baznas RI, Sri Nurhidayah mengungkapkan, ada 602.208 mahasiswa Indonesia yang mengalami putus kuliah berdasarkan data terakhir. Dengan menghapus uang saku pun, Baznas baru bisa membantu 1.010 mahasiswa di 101 kampus tahun ini.

"Doakan agar kita bisa menambah terus jumlah kampus dan mahasiswa yang menerima manfaat program ini," kata Nurhidayah.

Seperti diberitakan sebelumnya, para mahasiswa yang menerima Beasiswa Cendikia Baznas 2021 adalah mahasiswa yang duduk di semester 5 program S1. Ada 10 orang per kampus dengan total jumlah kampus sebanyak 101 kampus.

Dengan dihapusnya uang saku dari komponen manfaat program Beasiswa Cendikia Baznas 2021, masing-masing mahasiswa penerima manfaat hanya akan menerima bantuan UKT Rp2,7 juta per semester dan pembinaan.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, Nasional, Umum
wwwwww