Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
16 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
12 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
3
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
12 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
4
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Hukum
18 jam yang lalu
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
5
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
8 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
6
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
8 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Jendi dan Syuci Optimistis Bisa Berikan Penampilan Terbaik di Paralimpiade Tokyo 2020

Jendi dan Syuci Optimistis Bisa Berikan Penampilan Terbaik di Paralimpiade Tokyo 2020
Dua atlet para swimming Indonesia, Jendi Pangabean dan Syuci Indriani optimistis bisa memberi penampilan terbaik. (Dok. NPC Indonesia)
Selasa, 17 Agustus 2021 00:22 WIB
SURAKARTA - Dua atlet para swimming Indonesia, Jendi Pangabean dan Syuci Indriani optimistis bisa memberi penampilan terbaik saat tampil di ajang Paralimpade Tokyo 2020, yang akan berlangsung pada tanggal 24 Agustus hingga 5 September 2021.

Jendi mengatakan persiapannya saat ini sudah mencapai seratus persen. Perenang kelahiran Sumatera Selatan tersebut mengatakan bahwa ada rasa tegang karena akan tampil di multi event terbesar bagi atlet penyandang disabilitas tersebut, namun Jendi mangaku sudah siap baik secara fisik maupun mental.

“Untuk persiapannya sendiri ya sudah seratus persen siap baik secara fisik maupun mental. Kalau perasaan sendiri sih agak dek-degan, karena tampil di event sebesar Paralimpiade tentu terasa sangat spesial. Selain itu sekarang sekarang lagi pandemi jadi agak waspada juga sama kesehatan. Yang terpenting harus jaga kesehatan sebelum berangkat ke Tokyo,” ucap Jendi Pangabean.

Di Paralimpiade Tokyo 2020, peraih medali emas Asian Paragames 2018 itu kembali akan tampil di nomor andalannya 100 meter gaya punggung S9 putra. Banyaknya kejuaraan yang dibatalkan selama Pandemi COVID-19, membuat Jendi sulit memantau kekuatan lawan. Namun, disisi lain Jendi juga mngaku penundaan Paralimpiade satu tahun menjadi berkah tersediri baginya.

Sebelumnya di tahun 2020 Jendi masih belum bisa dipastikan lolos ke Tokyo, karena limit waktunya belum masuk. Limit waktu untuk bisa lolos ke Paralimpiade Tokyo 2020 adalah 1 menit 06 detik. Beruntung saat tampil di single event world series di Italia pada Juni lalu pria kelahiran 10 juni 1991 itu berhasil mencatatkan waktu 1 menit 05 detik. Jendi berharap pada penampilan keduanya di ajang Paralimpiade, dia bisa memberikan yang terbaik untuk Indonesia.

Sebelumnya, di Paralimpiade Rio de Janeiro Brasil 2016, langkah Jendi terhenti di babak penyisihan setelah hanya mencatatkan waktu 1,08 detik. Jendi berharap doa dan dukungan dari seluruh rakyat untuk tim Indonesia yang akan berlaga di Paralimpiade Tokyo sangat berarti.

“Harapannya mudah-mudahan bisa memberikan yang terbaik untuk Indonesia. Kita sudah pelatnas hampir satu tahun yang paling gak bisa memberikan penampilan yang terbaik dari hasil latihan selama ini di Tokyo nanti. Doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Indonesia untuk tim Indonesia di paralimpiade sangat berarti. Semoga target yang sudah ditetapkan bisa tercapai,” harap Jendi.

Di cabang olah raga para swimming, Jendi dijadwalkan akan berlaga pada tanggal 30 Agustus 2021.

Tidak berbeda dengan Jendi, rekannya perenang putri, Syuci Indriani mengaku juga sudah siap tampil di Paralimpiade keduanya ini. Syuci sangat senang bisa kembali tampil untuk kedua kalinya di pesta olahraga disabilitas terbesar di dunia ini. Pada penampilan keduanya ini, Syuci mengaku sudah mempersiapkan semuanya, baik latihan mapun kesiapan yang lainnya.

“Saya sangat senang sekali bisa berada di sini dan ikut berkompetisi di Paralimpiade Tokyo 2020. Saya sudah mempersiapkan semuanya, baik Latihan dan juga yang lainnya. Kami datang ke Tokyo untuk bertanding, bukan untuk main-main. Jadi semoga bisa melakukan yang terbaik untuk Indonesia aamiin,” ungkap Syuci.

Sebelumnya di Rio 2016, Syuci tampil mengejutkan dengan berhasil menembus babak final di dua nomor dari tiga nomor perlombaan yang dia ikuti. Sayangnya atlet kelahiran Pekanbaru 28 januari 2001 itu belum berhasil mempersembahkan medali untuk merah putih. Namun dua tahun berselang saat tampil di Asian Para Games 2018 di Jakarta, Syuci berhasil menyumbang dua medali emas, satu perak dan satu perunggu.

Di Paralimpiade Tokyo 2020 nanti, Syuci akan mulai berlaga pada tanggal 25 Agustus 2021. Syuci akan turun di tiga nomor yaitu 100 meter gaya kupu-kupu S14 putri, 100 meter gaya dada SB14 putri dan 200 meter gaya ganti perorangan SM14 putri. ***

wwwwww