Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
20 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
17 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
3
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
17 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
4
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
13 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
5
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
13 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
6
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
12 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Indonesia Basketball League (IBL) 2022

Perjalanan Karier Kevin Moses Poetiray

Perjalanan Karier Kevin Moses Poetiray
Selasa, 17 Agustus 2021 00:45 WIB
JAKARTA - Jika saja Kevin Moses Poetiray tetap  memilih kegiatan futsal saat duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) dulu, pecinta bolabasket Indonesia mungkin tak akan melihat aksinya di Indonesian Basketball League (IBL) saat ini.

“Om saya pesepakbola nasional, Rochy Poetiray, karena itu saya memilih masuk tim futsal sebagai kegiatan ekstra kurikuler. Tetapi pelatih saat itu lebih memilih siswa senior. Saya pun mencoba main basket,” katanya.

Ketika memasuki jenjang SMA, dia pun memilih sekolah yang memberi dukungan pada basket. “Pas saya masuk SMA, saudara sepupu, Daniel Poetiray sudah bermain bolabasket professional. Saya pun ingin jadi penerusnya,” cerita Kevin Moses.

Kevin makin bersemangat berlatih basket. Lulus SMA dia bergabung dengan tim bola basket kampusnya, Universitas Esa Unggul. Mahasiswa baru, namun Kevin langsung tercatat sebagai pemain inti UEU dan membawa kampusnya meraih runner-up di LIMA Basketball Greater Jakarta Conference (GJC) dan LIMA Basketball Nationals Season 2.

Kevin juga memberikan dua gelar LIMA Basketball GJC pada Season 3 dan 5. Namun, di tingkat nasional dia dan UEU menjadi runner up LIMA Basketball Nationals pada season 4 dan season 6.

Karier bolabasket Kevin Moses terus berkibar. Dia mendapatkan beberapa penghargaan individu di luar LIMA yaitu juara III LA Street Ball Challenge The World  Manila 2017, mewakili Timnas 3X3 Putra Indonesia pada kejuaraan FIBA 3X3 World Cup Nantes 2017.

Kevin Moses kini menjadi andalan klubnya, Dewa United. Musim lalu bersama Lovre United dia terpilih sebagai IBL Most Improve Player 2021. Perjalanan panjang dari SMP hingga LIMA sudah berbuah manis di IBL. "Banyak pencapaian yang belum saya raih. Saya ingin merasakan menjadi juara dan terpilih timnas," tegasnya. ***

wwwwww