Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
14 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
14 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
14 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
4
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
13 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
13 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
23 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Home  /  Berita  /  Beladiri

Bebas dari Penjara, Gus Nur: Tetap Amar Makruf Nahi Munkar

Bebas dari Penjara, Gus Nur: Tetap Amar Makruf Nahi Munkar
Sugi Nur Raharja alias Gus Nur bebas usai menjalani hukuman 10 bulan penjara. (Foto: Istimewa)
Selasa, 24 Agustus 2021 18:34 WIB

SURABAYA - Sugi Nur Raharja alias Gus Nur bebas usai menjalani hukuman 10 bulan penjara dalam kasus ujaran kebencian saat wawancara dengan Refly Harun. Lalu apa yang akan dilakukan Gus Nur usai bebas?

Andry Ermawan, salah satu pengacara Gus Nur mengatakan seusai bebas, Gus Nur akan tetap melakukan aktivitasnya sebagai pendakwah. Gus Nur juga mengaku akan tetap menegakkan amar makruf nahi munkar.

"Kalau menurut Gus Nur dia sebagai pendakwah ya dia tetap akan berdakwah dan menegakkan amar makruf nahi munkar. Itu saja pesannya. Dia juga tetap semangat dan tidak ada yang berubah dalam menyampaikan kebenaran," kata Andry kepada detikcom, Selasa (24/8/2021).

Keluarnya Gus Nur dari rutan Bareskrim Polri hari ini, lanjut Andry, dijemput langsung oleh tim pengacarnya. Kebebasannya juga didokumentasikan dalam sebuah video di akun YouTube MimbarTube dengan durasi 12.44 menit.

Dalam sambutannya, Gus Nur mengaku banyak mendapat pertanyaan setelah bebas. Ia kemudian menjawab dengan tegas tetap akan menegakkan amar makruf nahi munkar. Namun yang diubah hanya cara dan strateginya saja.

"Gimana nih, setelah keluar. Apa lembek, apa lemes atau mau nyebong atau mau bagaimana? Insyaallah tidak ya. Kita tetap amar makruf nahi munkar ya. Walaupun kita ubah strateginya ya. Kalau ada penguasa, kekuasaan yang misalkan melaparkan rakyat maka kita akan berusaha mengenyangkan rakyat," tutur Gus Nur seperti di dalam video.

"Kalau ada kekuasaan yang menggusur rumah rakyat, kita akan bangun rumah rakyat. Begitulah, kalau ada kekuasaan yang membuat rakyat menangis, kita akan mengusap air matanya. Ya dengan apapun," imbuhnya lagi.

"Mungkin itu yang bisa saya sampaikan ya saudaraku. Ya intinya terima kasih, kuasa hukum semuanya 20 orang tanpa terkecuali semoga dicatat amal ibadahnya. Keringat, harta, atau apapun lah. Baik yang kelihatan mata atau yang tidak kelihatan mata. Semua diganti oleh Allah," tandas Gus Nur.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Beladiri, DKI Jakarta, Jawa Timur
wwwwww