Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
22 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
17 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
21 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
17 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
5
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
21 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
16 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Terima Curhatan Perpemindo Soal Tenaga Migran, Ketua DPD RI Janji Bakal Undang Menaker

Terima Curhatan Perpemindo Soal Tenaga Migran, Ketua DPD RI Janji Bakal Undang Menaker
Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, saat menerima audiensi pengurus Perpemindo. (Foto: Humas)
Selasa, 31 Agustus 2021 00:00 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

JAKARTA - Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti menerima audiensi pengurus Perpemindo (Perkumpulan Pengusaha Penempatan Pekerja Migran Indonesia) di Kantor DPD RI, di Komplek Parlemen, Senayan, Senin (30/8/2021).

Hadir dalam kesempatan itu Ketua Umum Perpemindo H Herry Darman SH, Teguh Riyanto SH (Waketum) dan pengurus lainnya. Ketua DPD RI ditemani Ketua Komite III DPD RI Sylviana Murni, Evi Apita Maya (wakil Ketua Komite III/senator NTB) dan Bustami Zainudin (senator Lampung).

Ketua DPD mengatakan dukungan bagi perjuangan Perpemindo dan P3MI (Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia) lainnya dalam segala upayanya membantu negara mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan di tanah air.

"Di masa pandemi ini saya sepakat pemerintah harus mempermudah rakyatnya membuka peluang kerja seluas-luasnya dengan salah satunya mengirim tenaga kerja ke berbagai negara," ujar LaNyalla.

DPD RI, menurut LaNyalla, melalui Komite III yang membidangi ketenagakerjaan juga sudah mengagendakan bertemu dengan Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Ida Fauziah dan BP2MI (Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia) untuk mencari solusi permasalahan pekerja migran.

"Nanti kita sampaikan permohonan dari Perpemindo kepada Menaker. Supaya segera ada solusi terkait permasalahan pekerja migran ini," lanjutnya.

Dalam kesempatan itu Ketua Umum Perpemindo H Herry Darman, menyampaikan beberapa poin yang diminta oleh Perpemindo yang juga merupakan keluhan semua P3MI.

"Kita minta dukungan DPD agar Kemnaker membuka penempatan pekerja migran ke seluruh negara di dunia. Sejauh ini sudah dibuka 56 negara, namun ada beberapa negara potensial yang justru masih ditutup. Seperti negara-negara di Timur Tengah. Kita berharap Kemnaker pertimbangkan lagi membuka penempatan di Timur Tengah," ujar Herry.

Kedua, Perpemindo berharap agar karantina pekerja migran selama 14 hari dilakukan dan dibiayai oleh negara. Hal ini berguna agar negara lain percaya dan yakin bahwa para pekerja migran dari Indonesia steril dan sehat.

"Dampaknya akan sangat bagus bagi Indonesia yang sejauh ini masih dianggap sebagai negara dengan kasus Covid yang tinggi," jelasnya.

Ketiga, Perpemindo meminta surat dukungan dari DPD terkait relaksasi deposit yang disetorkan ke Kemnaker. Selama ini dalam aturan terbaru, P3MI harus membayar deposit sebesar 1,5 milyar.

"Di masa pandemi, kita semua tidak ada operasional. Kalaupun ada sangat menurun, kita berharap deposit tersebut dipinjamkan dulu kepada P3MI agar bisa sebagai dana operasional dan lain-lain. Misalnya dengan termin waktu. Jika memang kemudian ada P3MI yang tidak mampu mengembalikan dana itu, silakan izinnya dicabut," lanjut Herry.***

wwwwww