Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
21 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
9 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
3
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
9 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
4
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
19 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
10 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
9 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Agar Program Vaksinasi RI Kembali Meningkat, Ini Saran DPR RI

Agar Program Vaksinasi RI Kembali Meningkat, Ini Saran DPR RI
Puan saat mengujungi Sentra Vaksinasi yang diselenggarakan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI). (Foto: Humas)
Kamis, 02 September 2021 14:23 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

JAKARTA - Ketua DPR RI Puan Maharani mengapresiasi tingkat vaksinasi Indonesia yang saat ini berada di peringkat ke-7 negara-negara dunia. Menurutnya, dengan gotong royong yang lebih optimal lagi dari seluruh elemen masyarakat, ranking vaksinasi Indonesia tahun depan bisa meningkat lagi.

"InsyaAllah 2022 Indonesia vaksinasinya bisa mendekati negara-negara besar lainnya," kata Puan saat mengujungi Sentra Vaksinasi yang diselenggarakan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) dan Maming Enam Sembilan Group di Pasar Ikan Modern Muara Baru, Jakarta Utara, Kamis (2/9/2021).

Hadir juga dalam acara Wakil Ketua Komisi IX DPR Charles Honoris, Anggota Komisi VI DPR Mufti Aimah Nurul Anam dan Ketum BPP HIPMI, Mardani Maming.

Puan mengungkapkan, DPR bersama pemerintah terus berkoordinasi untuk terus menjaga ketersediaan vaksin di dalam negeri, sehingga bisa mempercepat proses vaksinasi yang sedang berjalan. "InsyaAllah mulai September, DPR dan pemerintah berkoordinasi supaya sampai Desember banyak vaksin masuk ke Indonesia," kata Puan.

Menurutnya, ketika vaksin dalam jumlah besar masuk ke Indonesia, baik pemerintah pusat maupun daerah, tidak bisa melakukan vaksinasi tanpa peran serta masyarakat luas. "Karena kan vaksin ada masa kedaluwarsanya. Begitu juga harus diperhatikan cara pakai dan menyimpan vaksinnya. Jadi, semua elemen bisa ikut bergoton-royong," tandasnya.

Puan mengatakan selain vaksinasi, disiplin protokol kesehatan juga perlu digencarkan oleh seluruh lapisan masyarakat. Sebab, vaksinasi saja tidak cukup. Apalagi dengan kecepatan mutasi Virus Corona dengan berbagai variannya. "Ingat bahwa rakyat yang sehat adalah syarat untuk ekonomi Indonesia yang kuat," tukasnya.

Mantan Menko PMK ini juga secara khusus meminta peran TNI-Polri di wilayah masing-masing untuk bergotong royong bersama masyarakat mempercepat vaksinasi. "Saya minta bantuan TNI-Polri agar di tempat-tempat vaksinasi turut dibantu para panitianya, supaya tidak sampai terjadi kerumunan. Jadi, gotong-royong tanggung jawab jaga wilayah," pungkasnya.***

wwwwww